Edi Purwanto: Tidak Ada Lagi Istilah Uang Ketok Palu
"Tidak ada waktu santai-santai, siang ini kami berencana langsung turun ke lapangan memantau Karhutla bersama Gubernur, Kapolda dan Danrem," ujar Edi.
Penulis: Zulkipli | Editor: Teguh Suprayitno
Edi Purwanto: Tidak Ada Lagi Istilah Uang Ketok Palu
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ditunjuk sebagai Pimpinan sementara DPRD Provinsi Jambi periode 2019-2024, Edi Purwanto menyebut tugas yang pertama akan harus mereka lakukan adalah membentuk pimpinan defenitif dan menyusun alat kelengkapan dewan lainya.
"Jika alat kelengkapan dewan sudah terbentuk kita akan langsung membahas anggaran, karena anggaran kita belum diketok, waktu kita sudah mepet," jelas Edi, Senin (9/9/2019).
Bahkan menurut, anggota DPRD dari Partai PDIP itu menyebut, pihaknya akan kerja cepat bersinergi dengan pihak eksekutif membangun daerah.
"Tidak ada waktu santai-santai, siang ini kami berencana langsung turun ke lapangan memantau Karhutla bersama Gubernur, Kapolda dan Danrem," ujarnya.
Baca: Edi Purwanto dan Rocky Candra Jadi Pimpinan Dewan Provinsi Jambi Sementara
Baca: Dilantik Menjadi Anggota DPRD Jambi Termuda, Ini Program yang akan Dibawah Ezzaty
Baca: Selamat Untuk Para Pemenang Euro Futsal Championship 2019 Distrik Jambi
Baca: Bupati Tebo Sukandar Pimpin Langsung Upacara Peringatan Haornas Ke- 36
Baca: Nyatakan Maju Pilkada Bungo 2020, Riduwan Ibrahim: Saya Sudah Istikharah
Baca: VIDEO: Ratusan Pencari Kerja Banjiri Job Fair di Mall Jamtos
Untuk mengoptimalkan kinerja dewan, Edi menyebut dia merencanakan akan membuat ruang khusus publik hearing. Untuk menampung aspirasi dan masukan dari teman-teman OKP, BEM, dan NGO dan lainnya kepada DPRD.
"Kita akan bangun sistem seakuntabel dan setransparansi mungkin, sehingga teman-teman bisa membangun auto kritik kepada kami. Karena selain mengawasi kami juga diawasi, sehingga fungsi pengawasan kami lebih menggigit lagi," jelasnya.
Disinggung mengenai kasus uang ketok palu yang menyandra sejumlah nama anggota dewan periode lalu, Edy menegaskan itu tidak ada lagi.
"Wah itu tidak ada di rumusan saya, malu saya. Kita sepakat kita harus membangun tras dan mengembalikan kepercayaan masyarakat. Masa lalu sudah kita tutup, kita berbicara masa depan untuk kemajuan Provinsi Jambi lebih baik lagi," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/09092019_edi-purwanto1.jpg)