Berita Sarolangun

Sejak Kemarau, Ratusan Hektar Lahan Terbakar di Sarolangun, Ini Kata Bupati Cek Endra

Sejak Kemarau, Ratusan Hektar Lahan Terbakar di Sarolangun, Ini Kata Bupati Cek Endra

Sejak Kemarau, Ratusan Hektar Lahan Terbakar di Sarolangun, Ini Kata Bupati Cek Endra
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Sejak Kemarau, Ratusan Hektar Lahan Terbakar di Sarolangun, Ini Kata Bupati Cek Endra 

Sejak Kemarau, Ratusan Hektar Lahan Terbakar di Sarolangun, Ini Kata Bupati Cek Endra

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Musim kemarau yang terjadi hingga awal September 2019, ditemukan sebanyak 167 titik api yang terjadi di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Bupati Sarolangun Cek Endra mengatakan, dengan banyaknya jumlah titik api yang terjadi, mengakibatkan ratusan hektar lahan terbakar.

"Sejak musim kemarau paling 167 titik api dan sekitar 200 hektar yang terbakar, dan rata-rata kebakaran tidak menjalar sampai berhari-hari dan langsung di padamkan oleh tim satgas karhutla," ujarnya.

Baca: Hari Terakhir Lelang Jabatan di Pemkab Sarolangun, 30 Berkas Masuk ke BKPSDM

Baca: 10 Artis Asal Jambi yang Ngetop di Jakarta, dari Artis Cantik sampai Sutradara Kondang

Baca: HEBOH KKN di Desa Penari, 3 Youtuber Telusuri Lokasi Sebenarnya di Ceita Viral Itu, Begini Hasilnya

Menurtnya, setiap ada titik api yang ditemukan tim satgas karhutla langsung melakukan pemadaman, yang dibantu oleh masyarakat dan juga pihak perusahaan. Ia juga mengapresiasi tim satgas karhutla yang melakukan tugasnya dengan cukup baik dalam penanganan kebakaran lahan ini.

"Kita berterima kasih dengan satgas karhutla yang selama ini telah menjalankan tugasnya dengan sangat luar biasa, cepat tanggap dan koordinasinya cukup baik dengan stake holder dan pihak masyarakat, mudah-mudahan sinergi seperti ini terus kita tingkatkan," katanya.

Baca: Wanita Ini Gagal Menikah Setelah Calon Pasangannya Sesama Jenis, Tertipu Kenalan di Media Sosial!

Baca: 6 Orang Meninggal Dunia di Tol Cipularang, 15 Kendaraan Kecelakaan Beruntun

Baca: VIDEO: Detik-detik Pengendara Motor Kabur saat Ditilang Polisi, Endingnya Bikin Ngenes

Meskipun beberapa hari yang lalu Kabupaten Sarolangun telah diguyur hujan, namun musim kemarau ini diprediksi akan berakhir hingga Oktober mendatang, sesuai perkiraan BMKG.

"Sekarang masih musim kemarau, walaupun dua hari ini ada hujan tetap kita imbau kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan, baik untuk keperluan apapun," katanya.

"Seluruh masyarakat yang tinggal di pedesaan dan perkotaan untuk hati-hati, jangan sampai membuang api sembarangan yang menyebabkan kebakaran sebab selain lahan yang terbakar, ada sekolah yang terbakar, ada rumah yang terbakar," kata dia menambahkan.

Kemudian ia juga menyebutkan tim satgas karhutla Sarolangun dalam melakukan pemadaman api ini, masih mengalami kendala.

Karena masih ada kekurangan mobil tangki air karena banyaknya titik api yang ditemukan dalam waktu bersamaan, kekurangan alat berat karena saat melakukan pemadaman di wilayah hutan yang terkenal akses jalan dan juga kekurangan pompa air.

"Ke depan melalui APBD kita akan menambah peralatan kita ini, agar sarolangun ini betul siaga, hampir setiap kecamatan memiliki mobil pemadam kebakaran, mudah-mudahan kedepan tambah lagi mobil pemadam kebakaran, masih ada tujuh kecamatan lagi," katanya.

Sejak Kemarau, Ratusan Hektar Lahan Terbakar di Sarolangun, Ini Kata Bupati Cek Endra (Wahyu Herliyanto/Tribun Jambi)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved