Berita Nasional
Dahlan Iskan Buka-bukaan soal Adanya Lahan Prabowo di Lokasi Pembangunan Ibu Kota Baru di Kaltim
Dahlan Iskan Buka-bukaan soal Adanya Lahan Prabowo di Lokasi Pembangunan Ibu Kota Baru di Kaltim
Perusahaan telah diambil alih oleh Prabowo Subianto.
"Pemilik perusahaan itu sudah bukan orang Amerika lagi. Sudah berganti orang Indonesia. Namanya Prabowo Subianto," jelas Dahlan Iskan.
Meski sudah tak ada hutan, masih adala sejumlah tambang batu bara di sekitar lahan bekas ITCI.
"Tapi masih ada tambang-tambang batu bara di sekitarnya," tutur Dahlan Iskan.
Melalui artikelnya yang berjudul 'Ibu Kota Baru', Dahlan Iskan juga membeberkan sejumlah fasilitas yang tersedia di ibu kota baru.
Misalnya, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.
"Berarti ibu kota baru nanti tidak perlu membangun bandara baru. Cukup menggunakan bandara Balikpapan yang sekarang," tulis Dahlan Iskan.
Baca: Irtama BNPB Kunjungi Rumah Duka Pejuang Karhutla yang Tewas Tertimpa Pohon, di Batanghari
Baca: Gali Septic Tank, Cangkul Buruh Bangunan di Jambi, Temukan Benda Peninggalan Perang
Dahlan Iskan menjelaskan, pemerintah telah membangun jalan tol dari bandara tersebut menuju Samarinda.
"Toh dari bandara ini sudah dibangun jalan tol ke Samarinda. Sedang dikerjakan," ungkap Dahlan Iskan.
Kemungkinan tol tersebut akan dibuat jalan keluar menuju ibu kota baru.
"Kelak bisa saja ada exit di jalan tol ini. Exit ke ibu kota, yang entah apa nama kota itu nanti," ujarnya.
Dahlan Iskan mengatakan, wilayah ibu kota baru tidak akan jauh dari Bukit Soeharto.
Sedangkan, Bukit Soeharto berada di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara
Ia mengatakan, Bukit Soeharto sebelumnya sempat digadang menjadi lokasi ibu kota.
Baca: Lelang Jabatan Eselon II di Pemkab Merangin, 3 OPD Terancam Batal, Ini Penyebabnya
"Lokasi ini letaknya juga hanya sekitar 40 km dari Bukit Soeharto, yang pernah disebut-sebut sebagai lokasi ibu kota," kata pria 68 tahun tersebut.
Menurutnya, pemerintah akan menggunakan lahan bekas hak pengusahaan hutan ITCI.
"Berarti tidak akan ada persoalan tanah. Cukup menggunakan tanah ITCI itu berapa ribu hektar pun," ujarnya.