Viral di Fb, Pria Ikat Anjing di Belakang Motor, Sampai Nyaris Terseret, Ditonton Ratusan Ribu Kali

Malaysia Independent Animal Rescue meminta siapapun yang mengenal pria tersebut untuk menghubungi pihaknya.

Editor: Nani Rachmaini
Facebook Malaysia Independent Animal Rescue
VIRAL video pria seret anjing yang terikat di motornya, seolah tak terjadi apa-apa. 

Mereka menilai, ketimbang hanya diam merekam, sebaiknya memberikan teguran pada pelaku agar tak bersikap buruk pada si anjing.

"Daripada hanya merekam, akan lebih baik jika kamu menghentikan dia."

"Orang yang merekam video ini, kamu sebenarnya bisa turun dari mobil dan menghentikannya. Atau setidaknya bicara pada si pengendara bahwa anjingnya kesulitan."

"Tidakkah kamu merasa malu? Hanya merekam dan tidak berbuat apa-apa."

"Kamu bahkan menuliskan nomor polisinya, kenapa hanya sibuk merekam dan mengunggah?"

Meski begitu, belum ada informasi terbaru mengenai pelaku menyeret anjing di Rawang Perdana ini.

Anjing ditinggal sendirian

Sebuah video yang diunggah ke grup Facebook Chained Dog Awareness pada 2 Agustus lalu viral.

Dalam video tersebut, terlihat seekor anjing yang diikat di dinding rumah dengan tali yang sangat pendek.

Anjing jenis Japanese Spitz tersebut terlihat berdiri di bawah sinar matahari langsung.

Anjing itu beberapa kali mencoba berteduh, namun ia tak bisa beranjak dari tempatnya karena tali ikatannya terlalu pendek.

Akibatnya anjing itu terengah-engah terpapar sinar matahari langsung di siang hari yang panas.

Menurut postingan Chained Dog Awareness, anjing itu bahkan tidak bisa duduk dengan baik karena tali terus menarik lehernya.

Viral anjing ditinggal sendirian, kepanasan tak bisa minum dan duduk karena tali terlalu pendek.
Viral anjing ditinggal sendirian, kepanasan tak bisa minum dan duduk karena tali terlalu pendek. (Facebook Chained Dog Awareness)

"Anjing malang ini dirantai (bahkan tidak bisa duduk dengan baik) dengan tali pendek semalaman.

Dan baru sore ini, seorang tetangga yang baik memutuskan untuk memperingati kita lewat media sosial," tulis Facebook Chained Dog Awareness.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved