Belasan Hektare Tanaman Cabai di Tanjabtim Belum Terdampak Kemarau, Hasil Monitoring Dinas

Belasan Hektare Tanaman Cabai di Tanjabtim Belum Terdampak Kemarau, Hasil Monitoring Dinas Ketahanan Pangan

Belasan Hektare Tanaman Cabai di Tanjabtim Belum Terdampak Kemarau, Hasil Monitoring Dinas
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Tanaman Kerdil di Tanjab Timur, Petani Cabai Terancam Rugi saat Musim Kemarau 

Belasan Hektare Tanaman Cabai di Tanjabtim Belum Terdampak Kemarau, Hasil Monitoring Dinas

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencatat belasan hektare lahan pertanian cabai masih aman dari dampak kemarau.

Kondisi musim kemarau mengakibatkan masalah pasokan air untuk kebutuhan keseharian maupun bercocok tanam.

Meski kondisi kemarau masih terus berlanjut hingga saat ini, dinas tanaman pangan mencatat dari belasan hektare tanam cabai milik kelompok tani yang tersebar di 11 kecamatan belum terlalu terdampak kemarau.

Kabid Produksi Sapura melalui Kasi Produksi Horti Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura David, kepada Tribunjambi.com menuturkan untuk luasan tanaman cabai besar merah yang ada saat ini, bersumber dari dana APBD II luasnya mencapai 13 hektare.

Lahan tersebut tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Di antaranya di Kecamatan Sabak Timur, Mendahara Ulu, Nipah Panjang, Rantau Rasau, Sadu dan Dendang.

Saat ini lahan itu selesai proses tanam.

" Hingga saat ini baik dari hasil monitoring, maupun laporan dari masyarakat belum ada yang berdampak signifikan akibat kemarau bagi tanaman. Meski beberapa permasalah kecil lainnya sudah ada," ujarnya kepada Tribunjambi.com

Selain lahan pertanian cabai seluas 13 Ha milik bersumber APBD tersebut, pemerintah juga memiliki bantuan lahan dari sumber APBN seluas 30 Ha lebih, tersebar di delapan kecamatan.

Dari lahan APBD tersebut ada yang sudah panen yaitu di Kecamatan Menhul, Desa Mencolok, sudah tahap panen untuk jenis cabai merah.

"Selain cabai merah besar pemerintah juga memiliki pertanian cabai rawit, dengan luasan delapan hektare, di antaranya berada di Kecamatan Rantau Rasau, Sadu dan Dendang," pungkasnya. (Abdullah Usman / Tribunjambi.com)

 Ria Ricis Dibully hingga Dicaci Maki Gegagara Video Pamit, Nangis Sambil Pegang Pisau Mau Bunuh Diri

 Bocoran Gebrakan Jokowi, Bakal Ada Kementerian Digital dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Investasi

 Update Baru PUBG Mobile, Bisa Jadi Zombie dan Map Baru

Penulis: Abdullah Usman
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved