VIDEO: Lebih dari 50 Orang Bantu Pencarian Warga Pematang Pulai yang Tenggelam di Sungai Batanghari

VIDEO: Lebih dari 50 Orang Bantu Pencarian Warga Pematang Pulai yang Tenggelam di Sungai Batanghari

VIDEO: Lebih dari 50 orang bantu pencarian warga Pematang Pulai yang Tenggelam di Sungai Batanghari

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Lebih dari 50 orang melakukan pencarian terhadap korban tenggelam yang ada di Desa Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi. Setidaknya untuk melakukan pencarian ini juga melibatkan Tim Sar sebanyak enam orang.

Tidak hanya itu, turut andil TNI, Kepolisian, BPBD, Pol air dan juga masyarakat sekitar yang turut berupaya membantu untuk menemukan korban.

Hal ini di ungkapkan oleh Dantim Basarnas, Erwin Dapit yang melakukan pencarian terhadap korban.

Baca: BREAKING NEWS Korban Tenggelam di Sungai Batanghari di Pematang Pulai Akhirnya Ditemukan

Baca: 36 Jam Lakukan Pencarian, Korban Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan 3 Km dari Lokasi Tenggelam

Baca: GALERI FOTO: Objek Wisata ala Pematang Pulai Muarojambi, Memanfaatkan Genangan Air di Sawah

"Untuk berapa banyak yang ikut melakukan pencarian itu tidak bisa di hitung, banyak, 50 orang lebih karena termasuk masyarakat juga ikut. Kalo dari kita Tim Basarnas ada enam orang. Pencarian juga di bantu dari TNI, Kepolisian, BPBD dan masyarakat,"ujarnya kepada Tribunjambi.com, Senin (12/8)

Sebelumnya di beritakan bahwa Toni (30) warga Rt 02 Desa Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, jatuh tenggelam ke Sungai Batanghari. 

Baca: Disandera KKB Papua, Briptu Heidar Gugur dengan Sejumlah Luka Tembak

Baca: Jadwal Liga Inggris 2019/2020 Pekan Kedua, Live Streaming Mola TV dan TVRI, Para Pemain terbaik

Baca: Pohon Bahan Obat Kanker yang Terancam Punah Ternyata Ada di TNKS Kerinci, Begini Penampakannya

Kejadian bermula ketika Ia bersama dengan dua orang rekannya ingin menuju ke Pantai Pasir yang berada di tengah Sungai Batanghari dengan cara berenang pada Minggu sore (11/8/2019). 

Sementara itu, di jelaskan oleh Erwin bahwa pencarian korban di lakukan sejak Minggu (11/8/2019).

Untuk melakukan pencarian ini, pihaknya menggunakan alat LCR dan alat penyelam, namun menurutnya upaya pencarian dengan alat penyelam tidak berjalan maksimal.

"Upaya kita hari ini kita coba lakukan dengan penyelaman tapi karena arus deras makanya penyelaman tidak maksimal. Untuk seterusnya kita lakukan penyisiran, mudah-mudahan korban cepat di temukan," terangnya

"Kemudian dari Polsek sekernan juga di bantu dengan satu unit Speed," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved