Cuaca di Arafah Lebih Bersahabat, Pasien Jemaah Calon Haji Jambi Menurun Drastis

Kondisi cuaca di Arafah sejak tanggal 11 Agustus relatif bersahabat bagi jemaah calon haji. Bahkan cuaca di sekitaran Mina dilaporkan sempat berawan.

Cuaca di Arafah Lebih Bersahabat, Pasien Jemaah Calon Haji Jambi Menurun Drastis
IST
Jemaah calon haji asal Jambi mendapatkan perawatan medis di sela ibadah haji di Mekkah. 

Cuaca di Arafah Lebih Bersahabat, Pasien Jemaah Calon Haji Jambi Menurun Drastis

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kondisi cuaca di Arafah sejak tanggal 11 Agustus (10 Zulhijjah) relatif bersahabat bagi jemaah calon haji. Bahkan cuaca di sekitaran Mina dilaporkan sempat berawan bahkan turun hujan tipis atau gerimis.

Berdasarkan Keterangan TKHI Kloter 21 BTH, dr.Yogi Prima Zulkifli, yang dikutif dari bagina Humas Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, cuaca tersebut secara tidak langsung memberikan pengaruh terhadap kondisi jamaah selama pelaksanaan wukuf di Arafah.

"Kondisi di Arafah dan Mina sejak hujan 3 hari ini, pasien yang berobat pun turun drastis, dikarenakan sinar matahari dan debu alhamdulillah tersapu oleh hujan," ungkapnya via Whatsapp, Selasa (13/8).

Dikatakan, selama pelaksanaan di Arafah, para jamaah rerata mengalami kelelahan usai mengikuti sejumlah rangkaian prosesi ibadah haji.

Baca: Lima Jemaah Calon Haji Jambi Meninggal di Mekkah, Tiga Orang Meninggal Saat Wukuf di Arafah

Baca: Dilanda Kemarau Panjang, Wakil Wali Kota Jambi Ajak Warga Salat Istisqa

Baca: Sumur Minyak Ilegal dan Tiga Bak Seller di Tahura Batanghari Terbakar, Tiga Motor Ikut Ludes

Baca: Sempat Lakukan Asusila pada Mawar, Begini Kronologi Pelaku Curas di Bungo Dibekuk Polisi

Baca: Kurangi Dampak Karhutla, Maulana Imbau Warga Kota Jambi Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

"Satu orang jemaah heat stroke, langsung ditangani TKHI rehidrasi cairan ditenda, kemudian dilakukan rujuk ke pos Tim Gerak Cepat (TGC), Alhamdulillah observasi yang dilakukan selama 3 jam di pos kembali pulih dan dianjurkan memperbanyak minum air putih," jelasnya.

Selanjutnya dari pemantuan kesehatan yang dilakukan, dr.Yogi menyebutkan di tenda Mina Jadid alami kelelahan dan langsung diinfus di tenda.

"Satu orang jemaah sempat terjatuh lemas ketika melempar jamaraat, langsung dievakuasi di pos kesehatan dan setelah observasi kembali melanjutkan perjalanan ke hotel didampingi TKHI," sambungnya.

Menurutnya, pada saat di Hotel, dalam seharinya jamaah yang mengunjungi pos kesehatan berkisar 40 hingga 50 kunjungan.

"Di Arafah sebelum hujan, 1 org heat stroke, 1 org heat cramp, selebihnya banyak yg diinfus karena kelelahan dan kurang cairan, setelah hujan sampai sekarang kunjungan ke posko 10-20 kunjungan artinya mengalami penurunan," tandasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved