Sempat Lakukan Asusila pada Mawar, Begini Kronologi Pelaku Curas di Bungo Dibekuk Polisi

Mawar dan Putra dipergoi Z sedang pacaran di Kelurahan Cadika, Minggu (30/6/2019). Keduanya kemudian diancam menggunakan pisau.

Sempat Lakukan Asusila pada Mawar, Begini Kronologi Pelaku Curas di Bungo Dibekuk Polisi
Tribunjambi/Mareza
Konferensi pers yang digelar di Mapolres Bungo. 

Sempat Lakukan Asusila pada Mawar, Begini Kronologi Pelaku Curas di Bungo Dibekuk Polisi

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Kapolres Bungo, AKBP Januario Jose Morrais didampingi Kasat Reskrim Polres Bungo akhirnya mengekspose satu tersangka perkara dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) dan tindak pidana perlindungan anak.

Kapolres mengatakan, tersangka berinisial Z alias Tok (27) tertangkap pada Sabtu (27/7/2019) lalu di rumahnya.

"Polres Bungo menerima laporan dari ayah korban, Sarka Supriadi (52). Kemudian pada hari Sabtu (27/7/2019), tim Polres Bungo melakukan penangkapan di rumahnya," kata Kapolres.

Dari keterangan kepolisian, tersangka melakukan aksinya bersama temannya, F yang kini masih jadi buronan polisi.

Mereka melancarkan aksinya pada dua remaja, yaitu Mawar (nama samaran, 15) dan Putra (nama samaran, 14). Kedua remaja itu kepergok sedang pacaran di Kelurahan Cadika, Minggu (30/6/2019).

Melihat kedua remaja tersebut, Z langsung mengancam Mawar dan Putra dengan senjata tajam jika tidak mau menuruti keinginannya dan F.

Baca: Lagi Asyik Pacaran, Sepasang Remaja di Bungo Ditodong dan Dipaksa Berhubungan Dekat Tambang Pasir

Baca: Kurangi Dampak Karhutla, Maulana Imbau Warga Kota Jambi Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Baca: Niat Ketemu Pembeli, Pelaku Begal di Sarolangun Malah COD Sama Polisi

Baca: Hilang Kendali, Motor Dokter Puskesmas di Sarolangun Masuk Selokan, Nasibnya Tragis

Baca: Terkena Serangan Jantung Saat Wukuf, Jamaah Haji Asal Tanjab Timur Meninggal

"Kejadiannya sekitar pukul 22.00 WIB malam. Tersangka Z dan F membawa kedua korban ke arah bandara dengan mengancam akan dilaporkan ke warga," kata Kapolres Bungo, AKBP Januario Jose Morrais dalam keterangan persnya.

Tidak jauh dari sebuah tambang pasir, tersangka memaksa kedua korban menyerahkan ponsel mereka.
Bukan hanya itu, keduanya juga dipaksa melakukan persetubuhan di depan tersangka, namun kedua korban menolak.

"Kemudian tersangka mengeluarkan senjata tajam dan memaksa korban untuk membuka celana masing-masing," jelas Kapolres.

Tersangka ditangkap dengan barang bukti satu buah ponsel dan pakaian korban. Di bawah ancaman tersangka, kedua korban akhirnya menuruti. Namun, keduanya menolak untuk melakukan persetubuhan.
Akhirnya, tersangka Z melakukan tindakan asusila terhadap korban Mawar.

Atas hal tersebut, Z disangkakan pasal 365 KUHPidana dan pasal 82 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2014 tentang pencurian dengan kekerasan dan perlindungan anak.

"Ancaman maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 5 miliar, atau minimal 5 tahun penjara," jelas Kapolres.

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved