Gara-gara Ada Ancaman Pembunuhan, Gangster Yakuza Kawal Kunjungan Presiden RI ke Jepang
TRIBUNJAMBI.COM - Gangster terkenal Jepang bernama Yakuza, tentu sudah tidak asing di telinga kita, bukan?
TRIBUNJAMBI.COM - Gangster terkenal Jepang bernama Yakuza, tentu sudah tidak asing di telinga kita, bukan?
Perlu diketahui bahwa bersama Triad Hong Kong, Yakuza dikenal sebagai kelompok mafia paling ditakuti di Asia.
Kelompok ini memiliki jaringan yang luas dan terkenal sangat bengis dalam operasionalnya. Mereka terorginisir dalam melakukan aktivitas yang nota bene sangat berbahaya.
Baca: Caci Maki Suara Barbie Kumalasari, Rosa Meldianti Malah Duet Nyanyi Lagu Galih: Kayak Kaleng Kerupuk
Baca: Download Lagu MP3 Sholawat Nissa Sabyan Terbaru, Man Ana, Bismillah, Kumpulan Hits Sabyan Full Album
Baca: ISPA di Muarojambi Alami Peningkatan, Dinkes Provinsi Jambi Bantu 6 Ribu Masker
lanan, namun telah sudah merambah bisnis yang bisa memengaruhi perekonomian suatu daerah.
Untuk Yakuza mereka juga menyediakan pengawalan VVIP bagi siapa saja yang membutuhkan asal punya uang.
Baca: Live Streaming Semifinal Piala AFF U-15 2019, Pelatih Thailand Puji Kekuatan Timnas Indonesia
Baca: Syahrini Ultah ke 37, Reino Barack Malah Bocorkan Usia yang Sebenarmya, Hanya Beda 2 Tahun?
Mengutip buku Japanese and Sukarno’s Indonesia: Tokyo-Jakarta Relations, 1951-1966, pada tahun 1958, Soekarno hendak berkunjung ke Jepang.
Jepang yang kalah Perang Dunia II dan menjadi 'koloni' Amerika Serikat malah menganggap kunjungan Soekarno di sana tidak resmi.
Yang paling vokal menganggap kunjungan beliau tak resmi adalah kepolisian Tokyo.
Baca: Ketahuan, Sosok Ini Bongkar Pekerjaan Asli Jennifer Dunn dan Faisal Harris, Sering Pamer Kekayaan
Baca: Resmi 6.000 Mahasiswa Baru Mengikuti PKK Tahun 2019 Universitas Jambi
Baca: Diskon Cuma-Cuma 25 Persen di Jaringan RedDoorz,Pemesanan Hotel Terbesar & Tercepat di Asia Tenggara
Kepolisian Tokyo bahkan tak mau mengawal dan menjamin keselamatan Soekarno sesampainya di Jepang.
Keadaan semakin runyam ketika muncul kabar jika Soekarno akan dibunuh ketika berada di Negeri Sakura.
Namun Soekarno tetap akan berkunjung ke Jepang sebagai Kepala Pemerintahan Indonesia.
Baca Juga: Denda Rp30 Miliar Plus Penjara 3 Tahun Menanti Bagi Pedagang yang Menjual Bensin Eceran
Baca: Ingin Dahului Pengendara Motor, Truk Pembawa Kayu Malah Hantam Truk Pengangkut Ikan Asin di Sengeti
Baca: Download Lagu MP3 Ost PUBG Alan Walker Full Album 2019, Ada Lirik On My Way, Lily, Faded dan Alone
Konsul Indonesia di Tokyo saat itu, Iskandar Ishak pusing bukan kepalang akan hal ini.
Ia bingung bagaimana menyediakan pengawalan kepada Soekarno.