Warga Merangin Keluhkan Mata Perih dan Sesak Nafas Akibat Karhutla, DLH Kesulitan Pantau ISPU

Masyarakat Merangin mulai merasakan sesak nafas ketika melakukan aktivitas di luar rumah, akibat banyaknya kebakaran lahan.

Warga Merangin Keluhkan Mata Perih dan Sesak Nafas Akibat Karhutla, DLH Kesulitan Pantau ISPU
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Kabut Asap Mulai Selimuti Sebagian Wilayah di Kabupten Sarolangun dan Ganggu Jarak Pandang 

Warga Merangin Keluhkan Mata Perih dan Sesak Nafas Akibat Karhutla, DLH Kesulitan Pantau ISPU

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) di Kabupaten Merangin mulai terasa. Selain kabut asap, masyarakat juga sudah merasakan sesak nafas ketika melakukan aktivitas di luar rumah.

Seperti yang diungkapkan Rian warga Pematang Kandis Kota Bangko. Menurut dia, saat ini terutama pada sore hari, mata terasa perih dan sedikit sesak nafas.

"Kemungkinan ini karena kebakaran hutan dan lahan," kata Rian.

Menurut dia, kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa hari belakangan ini. Dan ini juga dirasakan oleh beberapa keluarga dan temannya.

"Banyak yang sudah merasakan hal ini," katanya.

Baca: BREAKING NEWS: KPK Tahan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Sufardi Nurzain

Baca: 3 Hektar Lahan Warga di Sarolangun Terbakar, Status Karhutla Naik Menjadi Darurat

Baca: Buka Acara Literasi Keuangan, Maulana Berharap Ekonomi Kreatif di Kota Jambi Berkembang

Baca: Peluang Pasar Ubi Jalar Indonesia Mulai Dilirik Pasar Internasional Jepang Dan Korea Selatan

Terkait hal itu, hingga saat ini Dinas Lingkungan Hidup Merangin mengaku tidak tahu mengenai Indeks Standard Pencemaran Udara (ISPU) di wilayah Merangin.

"Kalau untuk itu (ISPU), kita tidak tahu," ungkap Zulhifni Kepala DLH Kabupaten Merangin, Selasa (6/8).

Menurut dia, DLH Kabupaten Merangin tidak mengetahui hal tersebut, dikarenakan tidak mempunyai alat ukur ISPU.

"Itu di Jambi yang mengukur, kita tidak punya alatnya," ujar Zulhifni.

Selain itu, untuk pencemaran lingkungan sendiri, Zulhifni mengklaim saat ini pencemaran lingkungan di Merangin masih dalam tahap aman.

"Kalau secara umum saya lihat masih aman," katanya.

Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved