Jumat, 17 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Pemadaman Listrik PLN

Terungkap Alasan Sebenarnya Presiden Jokowi Marah dan Pergi Usai Terima Penjelasan PLN!

Merespon pemadaman listrik di Jabodetabek dan Pulau Jawa, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendatangi Kantor Pusat PT PLN Persero

Editor:
Instagram/ jokowi
Presiden Jokowi datangi PT PLN Persero 

TRIBUNJAMBI.COM - Merespon pemadaman listrik masal di Jabodetabek dan Pulau Jawa, Presiden Jokowi mendatangi Kantor Pusat PT PLN Persero, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).

Kedatangan Jokowi di kantor PLN untuk meminta penjelasan mengenai peristiwa listrik padam di sejumlah wilayah Jabodetabek dan Pulau Jawa.

Jokowi terlihat marah setelah mendapatkan penjelasan dari Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT PLN, Sripeni Inten Cahyani.

Kepala negara bahkan langsung pergi dari kantor PLN.

Baca: BEGINI Perubahan Klasemen LIGA 1 2019, Usai Hasil Imbang, Bhayangkara FC Vs Madura United

Baca: Bacaan Niat Puasa Sunah, Selasa 5 Dzulhijjah 1440 Hijriah, Jelang Idul Adha, Klik di Sini!

Baca: VIDEO : Tips Menyelamatkan Diri dari Tsunami Saat Liburan ke Pantai

 

Puncaknya, ia menolak meladeni wawancara dengan media massa seperti yang biasa dilakukannya setelah kunjungan.

Berikut beberapa fakta kemarahan Jokowi di kantor PLN soal mati listrik yang dirangkum Tribunnews.com dari berbagai sumber:

1. Minta penjelasan yang simple

Jokowi datang ke kantor PLN bersama sejumlah menteri di Kabinet Kerja, pukul 08.45 WIB.

Di antaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Terlihat juga Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara serta Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian.

Begitu memasuki ruangan rapat, Jokowi langsung meminta penjelasan Direksi PLN mengenai pemadaman.

"Pagi hari ini saya ingin mendengar langsung, tolong disampaikan yang simpel-simpel saja."

"Kemudian kalau ada hal yang kurang, ya blak-blakan saja sehingga bisa diselesaikan dan tidak terjadi lagi untuk masa-masa yang akan datang," kata Jokowi.

 

2. Penjelasan Plt Dirut PLN terlalu teknis dan panjang

Plt. Direktur Utama PT PLN (Persero) Sripeni Inten Cahyani
Plt. Direktur Utama PT PLN (Persero) Sripeni Inten Cahyani (Theresia Felisiani)

Setelah Jokowi berbicara selama dua menit, Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani lalu memberikan penjelasan panjang lebar mengenai masalah teknis yang menyebabkan padamnya listrik.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved