Berita Seleb

Senyum Susi Pudjiastuti jadi 'Lampu Hijau' Nadine Kaiser dan Gading Marten? Ini Sosok Ayahnya

Senyumannya saat berfoto menjadi tanda tanya hubungan Nadine Kaiser. Benarkah Gading Marten akan jadi generasi keenam keluarga Susi Pudjiastuti di Pan

Senyum Susi Pudjiastuti jadi 'Lampu Hijau' Nadine Kaiser dan Gading Marten? Ini Sosok Ayahnya
Instagram/gadiiing
Nadine Kaiser dan Gading Marten. 

Kedua orang tuanya berasal dari Jawa Tengah, namun sudah lima generasi hidup di Pangandaran, Jawa Barat.

Keluarga Susi memiliki usaha ternak.

Usaha itu memperjualbelikan ratusan ternak dari Jawa Tengah untuk diperdagangkan di Jawa Barat.

Kakek buyut Susi Pudjiastuti bernama Haji Ireng.

Tokoh ini dikenal sebagai tuan tanah di daerahnya.

Masa muda Susi memang unik dan menarik.

Setelah mengenyam pendidikan hingga tingkat SMP, Susi melanjutkan pendidikannya ke jenjang sekolah menengah atas di SMA Negeri 1 Yogyakarta.

Namanya bukan seorang Susi kalau tidak penuh kejutan.

Dia berhenti di kelas 2 SMA.

Susi dikeluarkan dari sekolah akibat keaktifannya dalam gerakan Golput.

Bisnis berkibar

Kemungkinan inilah titik awal bisnis Susi Pudjiastuti.

Keluar dari pendidikan formal, dia menjual perhiasannya.

Pada 1983, perempuan ini mengumpulkan uang Rp 750.000 untuk modal menjadi pengepul ikan di Pangandaran.

Bisnisnya berkembang, hingga pada 1996 Susi mendirikan pabrik pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product.

Perusahaan ini punya produk unggulannya berupa lobster yang diberi merek "Susi Brand."

Bisnis pengolahan ikan Susi ini meluas hingga pasar Asia dan Amerika.

Melihat perkembangan itu, Susi Pudjiastuti berpikir memerlukan sarana transportasi udara yang dapat dengan cepat mengangkut produk hasil lautnya sehingga dapat menjaga kesegaran produk ikannya.

Pada 2004, Susi memutuskan membeli sebuah pesawat Cessna Caravan seharga Rp 20 miliar menggunakan pinjaman bank.

Melalui PT ASI Pudjiastuti Aviation yang didirikan kemudian, satu-satunya pesawat yang dia miliki itu digunakan untuk mengangkut lobster dan ikan segar tangkapan nelayan dari berbagai pantai di Indonesia ke pasar Jakarta dan Jepang.

Call sign yang digunakan Cessna itu adalah Susi Air.

Sayap bisnis itu terus melebar.

Pada 2008, dia mengembangkan bisnis aviasinya dengan membuka sekolah pilot Susi Flying School melalui PT ASI Pudjiastuti Flying School.

Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan pada 2014

Susi Pudjiastuti ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dalam era Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Secara resmi dia ditetapkan jadi menteri pada Minggu, 26 Oktober 2014.

Sebelum dilantik, Susi melepas semua posisinya di perusahaan penerbangan Susi Air dan beberapa posisi lainnya.

Dia juga melepas jabatan sebagai Presiden Direktur PT ASI Pudjiastuti yang bergerak di bidang perikanan, serta PT ASI Pudjiastuti Aviation yang bergerak di bidang penerbangan.

Itu untuk menghindari konflik kepentingan antara dirinya sebagai menteri dan sebagai pemimpin bisnis.

Selain hal itu, alasan lain Susi melepas semua jabatan sebelumnya adalah agar dapat bekerja secara maksimal dalam menjalankan pemerintahan sebagai menteri, khususnya di bidang kelautan dan perikanan.

Ketika pelantikan, Susi menuai kontroversi karena kedapatan menghisap sebatang rokok dan memiliki tato, yang mana sesuatu yang tidak biasa di Indonesia apalagi untuk seorang menteri.

Atas hal ini, Susi pun mendapatkan berbagai respon, baik pujian dan kritikan, terutama di media sosial.

Rumah mewah tampung 400 pegawai

Melihat prestasinya yang begitu cemerlang, banyak yang penasaran dengan kehidupan Susi Pudjiastuti.

Seperti yang dikutip dari lamudi.com, dari hasil usaha bisnisnya yang 'menggurita,' kini Susi Pudjiastuti berhasil mendirikan sebuah rumah mewah di Pangandaran.

Memiliki tanah seluas 5 hektare, rumah Susi Pudjiastuti di Pangandaran tidak hanya berfungsi sebagai rumah tinggal.

Masih ada banyak bangunan lain dengan peruntukan yang berbeda pula.

Di dalam bangunan ini terdapat layar besar untuk memantau pergerakan seluruh pesawat Susi Air melalui GPS.

Selain itu, di sini bisa memesan tiket pesawat Susi Air.

Rumah Gedong Uyeng milik Susi Pudjiastuti di Pangandaran. sfsf s
Rumah Gedong Uyeng milik Susi Pudjiastuti di Pangandaran. sfsf s ((Idea))

Tak lupa, flight simulator dan training center juga dibuat di sini.

Bahkan, peralatan canggih nan berkualitas untuk flight simulator juga telah tersedia lengkap.

Di tempat ini, para calon pilot dapat berlatih hingga mahir untuk mengemudikan pesawat dan belajar menghadapi berbagai macam rintangan yang mungkin ada pada saat menerbangkan pesawat.

Terdapat bangunan asrama bagi para pekerja Susi Air.

Ada enam mess di sini, semuanya diperuntukkan bagi pegawai.

Sekira 400 orang pegawai Susi Air tinggal dalam bangunan tersebut.

Ada juga ruang khusus untuk VIP Guest house serta hotel yang diberi nama Hotel Alfi.

Kemudian, di rumah Susi Pudjiastuti di Pangandaran juga dibangun pabrik untuk pengolahan hasil-hasil ikan dan hasil-hasil laut lainnya.

Itulah generasi kelima Susi Pudjiastuti.

Siapa generasi keenam menjadi penerus keluarga itu? Apakah Nadine Kaiser dan Gading Marten?

Subscribe Youtube

 Rahasia Pak Tarno Bisa Menikahi Pramugari Terungkap, Hidupnya Berubah Drastis Sejak Itu

 Lihat Gaya Rambut Terbaru Agnez Mo, Tiru Model Tradisional Papua Kepang Tebal Ujungnya Unik

 Postingan Tajam Agnez Mo Muncul, Sindiran Keras untuk Artis-artis yang Suka Gaya-gayaan Ini?

 Pekerjaan Anna Maria di Masa Lalu yang Tak Diketahui, Sosok Ibu Gading Marten yang Cantik

 Kesalahan Terbesar Gading Marten Selama Menikah dengan Gisel Terungkap, Akhirnya Bercerai

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved