Tribunners

Sensus Penduduk Tahun 2020 Dalam Balutan Metode Kekinian, Berbasis Registrasi

Sensus Penduduk tahun 2020 ini merupakan sensus penduduk yang ketujuh yang pernah dilakukan setelah Indonesia merdeka

Sensus Penduduk Tahun 2020 Dalam Balutan Metode Kekinian, Berbasis Registrasi
bps.go.id
Sensus Penduduk 2020 

Sensus Penduduk Tahun 2020 Dalam Balutan Metode Kekinian, Berbasis Registrasi

TRIBUNJAMBI.COM - Indonesia kembali akan menyelenggarakan Sensus Penduduk tahun 2020 mendatang.

Sensus Penduduk tahun 2020 ini merupakan sensus penduduk yang ketujuh yang pernah dilakukan setelah Indonesia merdeka.

Masyarakat mengenal sensus sebagai kegiatan untuk menghitung jumlah penduduk Indonesia, namun selain itu sensus penduduk juga bertujuan untuk menyediakan data jumlah komposisi penduduk, distribusi penduduk, dan juga berbagai data karakteristik penduduk.

Selain itu, juga menyediakan data parameter demografi seperti fertilitas, mortalitas dan migrasi, juga karakteristik penduduk lainnya seperti untuk proyeksi penduduk, indikator SDGs dan sebagai dasar perencanaan juga evaluasi pembangunan.

Pada Sensus penduduk tahun 2020 ini, akan menggunakan data registrasi penduduk dari Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementrian Dalam Negeri sebagai basis data utama.

Baca: Lowongan Kerja Agustus - Indomaret Cari Karyawan, Lulusan SMA SMK, Gaji Sesuai UMK

Baca: 10 Motor yang Tak Diproduksi Lagi, Padahal Masih Banyak Peminatnya Lho! Kamu Punya yang Mana?

Baca: Bayar Suka-suka Bisa Pangkas Rambut Ditangani Barbershop Top Jambi di Tribun Barber Day Out 2019

PBB merekomendasikan 3 jenis metode dalam pelaksanaan sensus penduduk di masing-masing negara, yaitu metode tradisional, metode kombinasi dan metode berbasis registrasi.

Sebelum Sensus Penduduk tahun 2020 (SP2020) ini, Indonesia selalu menggunakan metode tradisional yaitu metode pencacahan door to door dengan menggunakan kuesioner dan pensil.

Pada SP2020 mendatang, metode yang digunakan adalah metode kombinasi, yaitu menggunakan metode tradisional dikombinasikan dengan metode berbasis registrasi.

Mengapa cara ini dilakukan? Metode sensus tradisional memerlukan biaya yang sangat besar.

Halaman
1234
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved