6 Calon Camat di Kota Jambi Ikuti Pantukhir Fit dan Proper Tes

Sebanyak enam calon camat di Kota Jambi, mengikuti Pantukhir fit dan proper tes di aula Rumah Dinas Walikota Jambi, Rabu (31/7).

6 Calon Camat di Kota Jambi Ikuti Pantukhir Fit dan Proper Tes
Tribunjambi/Rohmayana
6 calon camat di Kota Jambi ikuti Pantuhir Fit dan proper tes. 

6 Calon Camat di Kota Jambi Ikuti Pantukhir Fit dan Proper Tes

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Sebanyak enam calon camat di Kota Jambi, mengikuti Pantukhir fit dan proper tes  di aula Rumah Dinas Walikota Jambi, Rabu (31/7).

Fit dan proper tes ini juga dihadiri oleh Wali Kota Jambi Syarif Fasha, Wakil Walikota Jambi Maulana dan Sekda Kota Jambi Budidaya.

Saat fit dan proper tes tersebut, Fasha, Maulana dan Budidaya langsung memberikan pertanyaan yang harus dijawab oleh para peserta. Semua harus mengikuti prosedur yang sudah berlaku.

Rohma, salah satu calon camat yang mengikuti fit and proper test mengatakan bahwa dirinya sudah mempersiapkan untuk menjadi camat. Dirinya sudah menjabat sebagai lurah 3 kali, dan 2 kali menjadi menjadi sekcam. “Saat ini saya menjabat, sebagai sekcam Kotabaru,” katanya.

Berdasarkan background tersebut, dirinya merasa sudah cukup berpengalaman untuk menjadi camat. “Persiapan mental saja karena harus menjawab pertanyaan pak wali. Harapannya bisa terpilih menjadi camat, tapi semuanya saya serahkan kepada Allah,” jelasnya.

Baca: Api di Desa Sipin Teluk Duren Belum Padam, BPBD Temui Bupati Muarojambi Bahas Karhutla

Baca: Bocah Dua Tahun di Sarolangun Tersiram Air Panas, Tubuhnya Melepuh, Seperti Ini Kondisinya Kini

Baca: 8 Hektare Lahan di Sarolangun Terbakar, Lahan Milik Warga Mendominasi

Baca: MTQ ke 51 Tingkat Kabupaten Batal Digelar di Kecamatan Muara Bulian

Baca: VIDEO: Detik-detik Kejari Muarojambi Tahan Kades Kasang Lopak Alai

Sementara Fasha mengatakan bahwa setiap calon camat harus mengukuti tes sekitar 20 menit. Mereka menyampaikan visi dan misi serta prestasi yang sudah diraih. Selanjutnya, Walikota, Wakil Walikota dan Sekda mengajukan pertanyaan secara langsung. Dan langsung dijawab oleh peserta yang didampingi pasangan.

Disampaikan Fasha bahwa jika ada pergeseran posisi camat yang kosong, maka sebanyak enam peserta ini berkesempatan untuk mendapatkan posisi camat. Hal ini juga tergantung dari hasil dan nilai yang didapat dari fit dan proper tes tersebut.

"Melalui tes ini, kami sudah mendapatkan calon camat. Jadi jika suatu saat ada pergeseran camat, maka mereka yang enam orang ini bisa dijadikan sebagai camat. Tapi kalau cuma dua camat yang bergeser, maka cuma dua yang akan terpilih, yang empat menjadi cadangan camat,” jelasnya.

Fasha juga meminta agar calon camat tersebut tidak berkecil hati jika tidak teepilih nantinya. "Nanti jangan berkecil hati jika tidak dipilih. Pasti ada kesempatan di lain waktu," pungkasnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved