Fly Over Simpang Mayang Jambi Sedot Anggaran Rp 198 Miliar, Dana Kegiatan OPD Terancam Dipangkas

Pemprov Jambi terpaksa merasionalisasikan anggaran sejumlah kegiatan yang diajukan OPD demi pembangunan fly over Simpang Mayang.

Fly Over Simpang Mayang Jambi Sedot Anggaran Rp 198 Miliar, Dana Kegiatan OPD Terancam Dipangkas
Tribunjambi/Zulkifli
Sekertaris Daerah Provinsi Jambi M Dianto. 

Fly Over Simpang Mayang Jambi Sedot Anggaran Rp 198 Miliar, Dana Kegiatan OPD Terancam Dipangkas

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Untuk mengejar rencana pembangunan fly over Simpang Mayang yang menyedot anggaran cukup besar pada tahun depan. Pihak Pemprov Jambi terpaksa merasionalisasikan anggaran sejumlah kegiatan yang diajukan OPD diantaranya perjalanan dinas OPD, belanja mesin dan kendaraan dinas.

Hal itu diakui Sekertaris Daerah Provinsi Jambi M Dianto, usai menghadiri sidang paripurna DPRD Senin (29/7). Dia menyebut, pembangunan fly over dianggap sebagai kebutuhan masyarakat banyak. Dan Gubernur Jambi berharap agar fly over dapat dibiayai oleh APBD Provinsi Jambi dan selesai di tahun 2020.

"Makanya tadi sambutan Gubernur itu disampaikan ada rasionalisasi tetang perjalanan dinas yang diajukan oleh seluruh OPD Perintah Provinsi Jambi, termasuk juga ada belanja mesin, termasuk juga belanja pembelian kendaraan bermotor. Jadi semuanya kita rasionalisasikan, kita mengumpulkan anggaran, menyisihkan anggaran untuk kepentingan masyarakat banyak," kata M Dianto.

Baca: Merasa Kurang Diekspose Media, Anggota DPD RI Ini Soroti Pemberitaan Wartawan Jambi

Baca: 24 Hektare Lahan di Muarojambi Terbakar, Sekarang Petugas BPBD Masih Berjibaku Padamkan Api

Baca: Perangi Narkoba, Pemkab Sarolangun Kuatkan Program Keagamaan dan Siapkan Panti Rehabilitasi

Baca: Dua Hari Api Membakar Lahan Warga di Wilayah Gambut, BPBD Deteksi 5 Titik Panas di Muarojambi

Baca: VIDEO: Detik-detik Rombongan Bupati Mamuju Dicegat Massa, Ini yang Terjadi Selanjutnya

Selain itu, disampaikan Sekda, mengingat pembangunan fly over ini membutuhkan anggaran yang cukup besar. Pemprov Jambi juga berupaya mensingkronisasikan pembangunan fly over Simpang Mayang ini dengan program-program Jambi tuntas lainya.

"Nah makanya kita juga berupaya, satu sisi kita lakukan program ini, satu sisi kita menjalankan program visi misi Jambi Tuntas lainya. Jadi dua sisi itu kita upayakan. Tim anggaran Pemprov yang digawangi Bappeda berupaya mensingkronkan," ujar Sekda.

Seperti diketahui, pembangunan fly over Simpang Mayang yang sempat tertunda akan dimulai pada tahun 2020 mendatang.

Dari keterangan Dinas PUPR Provinsi Jambi, pembangunan fly over ini akan menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 198 miliar dan direncanakan selesai dalam satu tahun anggaran yakni tahun anggara 2020.

Keberadaan fly over ini diharapkan dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi di pertigaan Simpang Mayang, baik dari arah Tugu Juang maupun arah Simpang Rimbo.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved