Berita Jambi

Penanganan Kelompok SMB, Tim Terpadu akan Bentuk Posko Krisis Centre

Penanganan Kelompok SMB, Tim Terpadu Rencanakan Bentuk Posko Krisis Centre

Penanganan Kelompok SMB, Tim Terpadu akan Bentuk Posko Krisis Centre
Tribunjambi/Zulkifli
Penanganan Kelompok SMB, Tim Terpadu akan Bentuk Posko Krisis Centre 

Penanganan Kelompok SMB, Tim Terpadu akan Bentuk Posko Krisis Centre

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Penyelesaian konflik lahan hingga tindakan kriminal yang melibatkan kelompok Serikat Mandiri BatangHari (SMB), dibahas dalam rapat Tim Terpadu Penyelesaian Konflik Sosial Provinsi Jambi, Selasa (23/7/2019).

Hadir dalam rapat itu, Kesbangpol Provinsi Jambi yang diwakili Sigit Eko Yuwono, Kepolisian Daerah Jambi, Korem 042 Garuda Putih, serta Timdu Kabupate Batanghari, Tebo dan Tanjab Barat.

Mewakili Timdu Sigit Eko Yuwono, menyampaikan, rapat hari ini membahas langkah-langkah tindak lanjut dari beberap Pokja yang telah dibentuk.

Baca: Ada Bungker di Markas Kelompok SMB Penganiaya TNI di Jambi, Ditemukan Benda Haram Ini di Dalamnya

Baca: Mendadak saat Subuh, Hotman Paris Hutapea Posting Ceramah Ustaz Abdul Somad soal Kematian

Baca: Lihat Nikita Mirzani, Keponakan Dewi Perssik, Rosa Meldianti Langsung Kabur dari Acara Feni Rose

Namun mengingat situasinya dilapangan telah berubah drastis begitu cepat, maka langkah penanganan oleh Pokja dimodifikasi, sesuai arahan Dirkrimum Polda Jambi selaku pimpinan Timdu.

"Untuk pendataan, itu perlu dimodifikasi. Tidak perlu ke lapangan lagi, tapi berdasarkan data-data yang telah terkumpul di Polda Jambi, baik itu KTP, foto copy KTP anggota, yang nanti akan diferivikasi Dukcapil Provinsi maupun Kabupaten," kata Sigit.

Baca: VIDEO: Dramatis, Ibu Muda Melahirkan di Atas Perahu Saat Dievakuasi Kebakaran Nipah Panjang

Baca: Cara Agar Doa Cepat Terkabul, Dianjurkan Salat Tajahud dan Rutin Dikerjakan di Sepertiga Malam

Baca: Distribusi Gas 3 Kg di Kabupaten Batanghari, Diatur Ulang, Pemkab Godok Ulang Aturannya

Selanjutnya, terkait penanganan korban, yaitu Keluarga para anggota SMB yang telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka, anak dan istrinya yang barangkali masih di lapangan atau yang sudah pulang ke rumah masing-masing yang butuh konsling dan bantuan, itu akan ditangani Dinas Sosial Provinsi bekerjasama dengan Dinas Sosial kabupaten.

"Nanti akan dibuat posko krisis centre, yang dibentuk di Kantor Camat, Kantor Polsek maupun kantor desa setempat dimana kelompok SMB ini berasal. Posko itu tujuannya diantaranya untuk menampung pengaduan masyarakat yang merasa dirugikan dan menjadi korban dari kelompok ini, dia sudah membeli tanah, ternyata tanahnya tidak ada," jelasnya.

Untuk jumlah anggota SMB ini sendiri disampaikan Sigit, berdasarkan pemantaun di lapangan berjumlah sekitar 400 orang. Dan, yang melakukan tindak kriminal dari data Dirkrimum sekitar 200 orang. Kemudian yang sudah diamankan baru 59 orang.

"Kita menangani yang tidak melakukan tindak kriminal, yang menjadi korban, yang ini jadi tugas Disdukcapil. Tapi yang sudah ditetapkan jadi tersangka itu proses hukumnya tetap di Polda," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved