Ahok Tolak Jumlah Tawaran Gaji Sebesar ini, Tapi Tahu-tahu Garasi Penuh Mobil hingga Tak Muat
Kata Ahok, "Sampai hari ini dalam pergumulan saya, saya tetap tidak ada panggilan jadi pengusaha. Tugas saya adalah showcase." Mengapa tawaran gaji...
Lebih lanjut, Ahok pun mengurai jawabannya terkait tawaran untuk menjadi pejabat.
Diakui Ahok, tawaran pekerjaan di bidang bisnislah yang sebenarnya banyak ia dapatkan.
Bahkan, Ahok mengaku bahwa dirinya sempat ditawari gaji tinggi dengan bonus yang besar.
Tawaran itu Ahok dapatkan dari rekan sebelumnya jarang ia temui.
"Berhenti jadi pejabat itu, banyak tawaran kerja. Teman lama waktu saya jadi gubernur jarang ketemu, sekarang tawarin saya kerja sama mereka. Kasih saham kosong, macam-macam ini. Dari gaji yang lumayan sampai waw banget," imbuh Ahok.
Tak hanya itu, Ahok juga mengaku bahwa dirinya sampai dikirimi banyak mobil oleh rekannya itu.
Kiriman mobil tersebut rupanya digunakan sebagai cara agar Ahok mau menerima pekerjaan yang ditawarkan.
"Sampai ada yang kirimin mobil. Hingga garasi mobil Ahok penuh akibat kiriman tersebut," pungkas Ahok.
Tawaran pekerjaan dengan gaji fantastis itu pun akhirnya membuat Ahok goyah.
Sebab diakuinya, pekerjaan sebagai pejabat itu tidak menghasilkan uang banyak.
"Sebagai manusia tentunya saya tergoda. Jadi pejabat itu payah, enggak ada duitnya. Aduh, kalau saya suruh jadi pejabat lagi kayaknya malas," ujar Ahok.
Ahok pun lantas mengeluarkan uneg-unegnya ketika ia menjadi pejabat.
Hal itu Ahok bandingkan jika dirinya menjadi seorang pengusaha.
"Kalau kita bisa dapat penghasilan 1 juta US dollar pertahun. Kamu masih mau jadi pejabat ? Dicaci maki, dikafir-kafirin, dicari-cari salah, mau dipenjara," ucapnya.
Meski begitu, Ahok mengaku tidak ada keinginan untuk jadi pengusaha.