Berita Tanjab timur

Serangan Ulat Bulu di Nipah Panjang, Lakukan Water Bombing Jika Penyemperotan Tak Efektif

Camat Nipah Panjang sebut penanganan untuk pembasmian hama ulat bulu bukan kali pertama dilakukan.

Serangan Ulat Bulu di Nipah Panjang, Lakukan Water Bombing Jika Penyemperotan Tak Efektif
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Tim terpadu dari Tanjab Timur lakukan upaya pembasmian hama ulat bulu 

Serangan Ulat Bulu di Nipah Panjang, Lakukan Water Bombing Jika Penyemperotan Tak Efektif 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Camat Nipah Panjang sebut penanganan untuk pembasmian hama ulat bulu bukan kali pertama dilakukan.

Jika kali ini belum berhasil pilihan terakhir akan dilakukan penyemprotan menggunakan water bombing.

Meski bukan merupakan ancaman besar namun serangan hama ulat bulu di Nipah Panjang tersebut mengakibatkan keresahan bagi sebagian warga.

Terutama di kawasan pesisir pantai yang berdekatan dengan sarang hewan berbulu lebat tersebut.

Pemerintah Daerah dan Kecamatan sendiri, bukan kali pertama melakukan pembasmian ulat tersebut dari habitatnya.

Baca: Lilik 1 Tahun Persiapkan Diri Sebelum Kendarai Motor ke Mekkah, Andalkan GPS Selama Perjalanan

Baca: Serangan Ulat Bulu di Nipah Panjang, Tanjab Timur, Tim Terpadu Lakukan Penyemperotan Racun Serangga

Baca: Suku Anak Dalam Jambi Tewas Jadi Korban Kecelakaan, Ditabrak Truk Tronton Saat Sedang Kendarai Motor

Sebelumnya juga pernah dilakukan pembasmian dengan menebang pohon yang menjadi sarang ulat tersebut namun tidak berhasil.

"Pembasmian dulu juga pernah dicoba dipimpin langsung oleh Camat sebelum nya, dengan cara menebang pohon tersebut. Sudah tiga kali percobaan untuk membasmi mudah mudahan kali ini berhasil," ujar Helmi Agustinus Camat Nipah Panjang

Dikatakannya lula,jika dengan penyemprotan racun hama ini tidak kunjung berhasil juga. Kemungkinan langkah kedepan yang dapat diambil dengan melakukan penyemprotan dengan menggunakan sistem water bombing.

" Jika masih berlanjut kemungkinan dengan water bombing akan menjadi solusi selanjutnya. Tapi tentu kita akan melakukan duduk bersama lagi terlebih dahulu," jelasnya.

Sementara itu warga sekitar berharap, dengan penanganan yang dilakukan oleh pemerintah daerah tersebut dapat membuahkan hasil dan menghilangkan permasalahan ulat bulu yang telah terjadi selama beberapa bulan terakhir.

" Terima Kasih kepada pemerintah, mudah mudahan permasalahan ulat ini cepat terselesaikan dan masyarakat dapat beraktivitas dan menggunakan air lebih nyaman lagi," tuturnya.

Baca: Promo Akhir Pekan! Ada Trans Studio Mall Tabur Diskon, Cek Juga Informa, Alfamart dan Indomaret

Baca: Update Juli 2019! Harga Handphone (HP) Samsung Galaxy M10, Galaxy S10+, Xioami, Oppo, Asus, Vivo

Baca: UPDATE JULI 2019 Harga Mobil Daihatsu Xenia Bekas Berbagai Tipe dan Tahun, Second Mulai Rp 50 Jutaan

Penulis: Abdullah Usman
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved