Berita Sarolangun

Realisasi Anggaran Dinilai Terlambat, Wabup Sarolangun:Terlambat di Perencanaan Hingga Proses Lelang

Realisasi Anggaran Dinilai Terlambat, Wabup Sarolangun:Terlambat di Perencanaan Hingga Proses Lelang

Realisasi Anggaran Dinilai Terlambat, Wabup Sarolangun:Terlambat di Perencanaan Hingga Proses Lelang
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Realisasi Anggaran Dinilai Terlambat, Wabup Sarolangun:Terlambat di Perencanaan Hingga Proses Lelang 

Realisasi Anggaran Dinilai Terlambat, Wabup Sarolangun:Terlambat di Perencanaan Hingga Proses Lelang

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Realisasi anggaran di Pemerintah Kabupaten Sarolangun, hingga semester satu 2019 ini, masih dibawah 50 persen.

Tercatat hingga Mei 2019, keseluruhan realisasi fisik dan belanja sudah terealisasi dengan persentase 40 persen.

Wakil Bupati Sarolangun, Hillalatil Badri mengaku, laporan hingga Juli 2019, ia belum menerima dan baru Mei. Diakuinya, dengan waktu yang sudah berjalan, realisasi sedikit terlambat.

Baca: Tak Ingin Dirolling, Jadi Toke Udang Saja, Ini 3 Poin Pesan Wabup pada Camat Nipah Panjang yang Baru

Baca: SIAPA Sebenarnya Iriawan, Jenderal Bintang 3 Diperiksa TGPF sebagai Saksi Kasus Novel Baswedan

Baca: Pengemis di Bogor yang Sempat Viral Karena Memiliki Mobil, Kembali Terjaring Razia Satpol PP!

Keterlambatan tersebut kata Wabup Sarolangun, terjadi pada sisi perencanaan hingga pada proses lelang.

Sehingga proyek yang seharunya sudah dilakukan pelelangan, sampai hari ini ada beberapa yang belum dilelang.

"Kita segera koodinasi PU agar untuk segera proses seperti lelang," tuturnya.

Baca: Rudy Badil Pendiri Warkop DKI Meninggal Dunia, Indro Warkop Tulis Janji Menyentuh!

Baca: Jadi Tersangka, Galih Ginanjar Dijemput Pukul 4 Pagi, Barbie Kumalasari Tak Kaget, Ini Kata Fairuz

Baca: Alasan Mie Instan Berbahaya bagi Kesehatan, Berisiko Sakit Jantung Hingga Stroke

Mengingat waktu begitu mepet, Wabup mengaku jika proyek jalan tidak menimbulkan masalah. Namun, ia mengkhawatirkan pada proyek fisik seperti pembangunan jembatan.

Dijelaskannya, jika pada pembangunan jembatan memang harus dikerjakan secara bertahap agar membutuhkan struktur yang kuat.

Berbeda dengan pekerjaan jalan, jika jalan bisa dikerjakan siang maupun malam hari. Dan dalam waktu satu hari penuh pun bisa mendapatkan beberapa kilo meter jalan.

Baca: FOTO-Foto 13 Gedung Pencakar Langit Dunia Paling Menakjubkan & Unik: No 5 Tahan Goncangan Gempa

Baca: Sudah Ada Sejak Lama, Hydrant di Tanjab Timur Terbengkalai, Damkar tak Tahu Apakah Masih Berfungsi

Baca: Info BMKG - Prakiraan Cuaca 33 Kota Besok Jumat 12 Juli 2019, Simak Daerah Jambi dan Sekitarnya

Halaman
12
Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved