TERUNGKAP Dugaan Suap Fasilitas Tahanan ala Oknum Polwan Tuti: Boleh Bawa HP Bayar Rp 500 Ribu

TRIBUNJAMBI.COM - Kompol Tuti Maryati, mantan Kasubdit Pengamanan Tahanan (Pamtah) Dit Tahti Polda NTB

TERUNGKAP Dugaan Suap Fasilitas Tahanan ala Oknum Polwan Tuti: Boleh Bawa HP Bayar Rp 500 Ribu
(kompas.com/FITRI RACHMAWATI)
Kompol Tuti Maryati, terdakwa kasus dugaan suap Dorfin Felix, WNA Francis, menjalani sidangvoeryama di Pengadilan Tipikor Mataram, Selasa (9/7/2019) 

Saat menuju ruang sidang, Tuti kembali menutupi wajahnya sambil berlari kecil.

Wartawan hanya diperkenankan mengambil gambar sebelum sidang dimulai oleh Ketua Majelis Hakim, Sri Sulastri.

"Media silakan mengambil gambar sebelum sidang dimulai, setelah sidang dimulai tidak ada aktivitas mengambil gambar, agar persidangan berlangsung lancar," kata Sri.

Baca: SATU Keluarga Digerebek Tanpa Busana, Mau Penggal Kepala Balita 3 Tahun: Ritual kepada Dewa

Usai persidangan, Tuti kembali menutup wajahnya dan segera memasuki mobil tahanan menuju Lapas Mataram.

Jadwal sidang kali ini adalah pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umun (JPU) atas kasus suap yang diterima Tuti.

Dalam dakwaannya, JPU Marollah mengatakan, Tuti diduga kuat telah menerima suap dari sejumlah tahanan di Polda NTB, bukan hanya dari Dorfin Felix.

Rata-rata para tahanan menyuap Tuti mulai Rp 100.000 hingga Rp 1 juta.

Baca: Pernah Berseberangan, Kini Zulkifli Hasan Move On dan Doakan Pemerintahan Jokowi-Maruf

Termasuk dari Dorfin Felix, tersangka kasus kepemilikan 2,4 kilogram narkoba jenis sabu.

"Bahwa pada tanggal 15 Desember 2018 terdakwa dimintai bantuan oleh saksi Dorfin Felix, untuk menerimakan kiriman uang Rp 7,9 juta rupiah yang dikirim melalui Western Union dan diminta membelanjakan uang tersebut," kata jaksa, dalam persidangan.
s
Warga Prancis Dorfin Felix terdakwa penyelundup narkoba yang divonis hukuman mati oleh PN Mataram NTB (dok)

Jaksa menyebutkan, sejumlah barang yang dibeli Tuti untuk Dorfin Felix seperti 1 unit HP android merek Vivo Y71 seharga Rp 2 juta, kartu perdana, televisi dan pemasangan TV berlangganan sebagai fasilitas di ruang tahanan.

Baca: Pernah Berseberangan, Kini Zulkifli Hasan Move On dan Doakan Pemerintahan Jokowi-Maruf

Halaman
1234
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved