Berita Sarolangun

Pemkab Sarolangun Kaji Ulang Soal Rehabilitasi Narkoba, di Eks Lokasi Rest Area

Pemkab Sarolangun Kaji Ulang Soal Rehabilitasi Narkoba, di Eks Lokasi Rest Area

Pemkab Sarolangun Kaji Ulang Soal Rehabilitasi Narkoba, di Eks Lokasi Rest Area
Tribunjambi/WA
Rest area Sarolangun. Pemkab Sarolangun Kaji Ulang Soal Rehabilitasi Narkoba, di Eks Lokasi Rest Area 

Pemkab Sarolangun Kaji Ulang Soal Rehabilitasi Narkoba, di Eks Lokasi Rest Area

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Rencana Pemerintah Kabupaten Sarolangun, untuk membangun tempat rehabilitasi narkoba dan panti sosial, pada akhir tahun 2019, mulai ada titik terang.

Berbagai upaya dan rencana, dilakukan agar pembangunan rehabilitasi narkoba bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Hingga akhirnya, mendapatkan petunjuk dari Loka Rehab Narkoba Kepulauan Riau Batam.

Petunjuk tersebut didapatkan setelah pihak Pemkab Sarolangun melakukan study banding.

Baca: Segini Anggaran Rehab Rest Area Sarolangun Jadi Pusat Rehabilitasi Nakoba, Sampai Harus Bertahap

Baca: Masuk Etape 8, Tim Survey Tour de Singkarak, Apresiasi Kesiapan Kota Sungai Penuh

Baca: Link Live Streaming Persija vs Persib Siaran Langsung di Indosiar, Link Vidio.com Laga Liga 1 2019

Hal itu dikatakan Bambang Hermanto, Peltu Dinas Kesehatan Sarolangun.

"Iya, kita baru study ke loka rehab Batam dengan pak Wabup. Kita ke sana minta studylah, mintak petunjuk terkait arahan dan rencana pak bupati bangun rehab narkoba dan panti sosial," paparnya.

Dari petunjuk tersebut kata Bambang, ada dua pola yang harus dilakukan yakni dengan pengelolaan sendiri atau mandiri dan bisa juga dikelola oleh pihak BNN.

Baca: Hasil Otopsi Jasad Thoriq Rizki, Ternyata Bukan Gara-gara Luka Benturan, Sering Dialami Pendaki

Baca: Rencanakan Buat Perda, Pemkab Sarolangun Minta Masyarakat Perangi Sampah Plastik

Baca: VIDEO: Gudang di Duga Penyimpanan Minyak Illegal Terbakar di Kawasan Sijenjang, Jambi Timur

"Bisa dikelola dangan APBD Sarolangun artinya kita kelola sendiri namun memang semuanya mulai anggaran, tenaganya dan sapras medis kita yang siapkan cuma anggarannya cukup besar, tapi bisa juga BNN artinya mereka gunakan anggaran pusat dalam hal ini kita cuma menyiapkan fisik," bebernya.

Hanya saja dari study banding tersebut bilang Bambang, belum final dan akan dibahas kembali dengan bupati dan stakholder lainnya.

"Ini pola belum final, yang jelas akan kita kaji ulang lagi, namun yang pasti sesuai arah pak bupati tahun ini sudah ada progres pastinya," tuturnya.

Diketahui akhir tahun ini bangunan gedung rest area yang sudah lama mangkrak di Kecamatan Bathin VIII, akan direhab Pemkab Sarolangun.

Rencananya perehapan tersebut bukan untuk fungsi bangunan semula, melainkan akan dijadikan sebagai pusat rehabilitasi narkoba.

sebagai tempat para pecandu narkoba untuk mendapatkan bimbingan dan pengobatan agar meninggalkan perilaku yang berlawanan dengan hukum ini.

"APBD-P ini (2019,red) akan kita anggarkan untuk rest area itu kita rubah menjadi tempat rehabilitasi medis untuk pecandu narkoba di sarolangun, yang dibiayai oleh pemerintah Kabupaten Sarolangun," kata Cek Endra, beberapa waktu lalu.

Pemkab Sarolangun Kaji Ulang Soal Rehabilitasi Narkoba, di Eks Lokasi Rest Area (Wahyu Herliyanto/Tribun Jambi)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved