Sejarah Indonesia

Dokumen BBC Ungkap Soeharto Bukan Penggagas Serangan Umum 1 Maret, Tapi Sultan Hamengku Buwono IX

Banyak diantara catatan sejarah menyebutkan Soeharto merupakan penggagas serangan spektakuler tapi juga ada yang menyebutkan Sultan HB IX

Dokumen BBC Ungkap Soeharto Bukan Penggagas Serangan Umum 1 Maret, Tapi Sultan Hamengku Buwono IX
Kolase
Sultan Hamengku Buwono IX dan Seoharto 

Banyak diantara catatan sejarah menyebutkan Soeharto merupakan penggagas serangan spektakuler tersebut merupakan gagasan Soeharto.

Namun ada juga yang menyebutkan penggagas serangan tersebut adalah Sultan Hamengku Buwono IX.

Tribunjambi.com melansir tulisan Hariadi Saptono dari buku "Sepanjang Hayat Bersama Rakyat, 100 Tahun Sultan Hamengku Buwono IX terbitan Kompas, berdasarkan dokumen-dokumen asli yang dimiliki Arsip Nasional RI, semakin jelas penggagas Serangan Umum (SU) 1 Maret 1949 adalah Sri Sultan Hamengku Buwono IX (almarhum).

Sri Sultan Hamengku Buwono IX (profilbos)
Sri Sultan Hamengku Buwono IX (profilbos) ()

Sebuah dokumen hasil wawancara mendiang Raja Yogyakarta dengan radio BBC London tahun 1980-an secara jelas mengatakan hal itu.

Dari wawancara itu juga terungkap peran mantan Presiden Soeharto, yang kompilasi itu masih berpanqkat Letnan Kolonel hanya sebatas sebagai pelaksana.

Yang pasti, penggagas Serangan Umum itu mendiang Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan bukan Pak Harto seperti yang diyakini pemerintah Orde Baru, "kata Kepala Arsip Nasional RI Dr. Muhklis Paeni dalam siaran pers di Gedung Arsip Nasional RI Jakarta, Jumat (10 Maret) 2000) petang.

Menurut Muhklis, gagasan mendiang Sri Sultan hendak mengadakan SU 1 Maret 1949 itu dilatarbelakangi oleh kepentingan nasional, yakni menunjukkan kepada dunia internasional "denyut nadi" Republik Indonesia masih hidup.

Buku Sepanjang Hayat Bersama Rakyat, 100 Tahun Sultan Hamengku Buwono IX
Buku Sepanjang Hayat Bersama Rakyat, 100 Tahun Sultan Hamengku Buwono IX (goodreads)

Ide itu, jelas Muhklis, lalu didiskusikan dengan Panglima Besar Jenderal Soedirman dan akhirnya dibahas.

Atas saran Jenderal Soedirman, Sri Sultan lalu menghubungi Letkol Soeharto soal ide itu dan membahas pengoperasiannya.

Meluruskan Sejarah

Halaman
1234
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved