1 Juli, Fasha Ingatkan Mall dan Retail Agar Tak Pakai Kantong Plastik

Mulai 1 Juli 2019, pengggunaan kantong belanja plastik sudah dilarang untuk digunakan oleh retail modern, swalayan dan mall yang ada di Kota Jambi.

1 Juli, Fasha Ingatkan Mall dan Retail Agar Tak Pakai Kantong Plastik
Tribunjambi/Rohmayana
Wali Kota Jambi ingatkan agar swalayan dan ritail modern tak lagi pakai kantong plastik. 

1 Juli, Fasha Ingatkan Mall dan Retail Agar Tak Pakai Kantong Plastik

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Mulai 1 Juli 2019, penggunaan kantong belanja plastik sudah dilarang untuk digunakan oleh retail modern, swalayan dan mall yang ada di Kota Jambi. Sanksi tegas akan diterapkan jika masih ada yang melanggar.

Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengatakan, bahwa sosialisasi peraturan Walikota Jambi terkait larangan pengguanan kantong plastik oleh pelaku usaha ritel modern, swalayan tersebut sudah dilakukan sejak 6 bulan lalu.

“Kalau sosialiasi pelarangan sudah sejak 2017. Tapi sosialisasi Perwal sudah dari 6 bulan lalu,” kata Walikota Jambi Sy Fasha, (1/7).

Lebih lanjut Fasha menyebutkan, pihaknya berharap komitemen dari pelaku usaha untuk tidak lagi menggunakan kantong belanja plastik.

“Boleh menggunakan kantong belanja ramah lingkungan,” imbuhnya.

Baca: Cair, Pemprov Jambi Siapkan Rp 81 Miliar untuk Gaji ke 13

Baca: 7 Hari Lagi, Parpol Masih Godok Nama Calon Pendamping Fachrori Umar

Baca: Kuli Bangunan Gasak Barang Saat Rumah Kosong, Curi Kalung Berlian dan Jam Tangan Rolex

Baca: Sakit Hati Diputus Pacar, Pemuda Ini Nekat Sebar Foto Bugilnya Bareng Kekasih

Baca: VIDEO : Awas Jadi Beser, Makan Ini Bisa Bikin Kamu Sering Buang Air Kecil

Kata Fasha, Pemerintah Kota Jambi akan membuat kantong belanja ramah lingkungan sebanyak-banyaknya. Nantinya kantong tersebut akan diberikan gratis kepada masyarakat Kota Jambi.

“Kita sedang koordinasi dengan pelaku usaha yang ada di Kota Jambi, karena hal itu diambil dari dana CSR,” imbuhnya.

Untuk pengawasan sebut Fasha, pihaknya juga memohon maaf, karena keterbatasan petugas di Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, tentu tidak mampu mengawasi seluruh retail swalayan dan mall yang ada di Kota Jambi.

“Tidak mungkin semuanya bisa terawasi. Jadi kami minta kesadaran pelaku usaha, ritel dan swalayan,” katanya.

Fasha mengatakan, dirinya juga pernah diprotes warga terkait kantong belanja plastik di ritel modern yang berbayar. Padahal pemerintah sudah melarang kantong belanja plastik.

“Sebenarnya itu supaya konsumen bisa sadar dan membawa kantong sendiri dari rumah,” katanya.

Sementara Sutiono, anggota komisi II DPRD Kota Jambi menanggapi hal tersebut, harusnya tidak hanya kantong belanja plastik yang dilarang. Masih banyak plastik sejenisnya yang harus dipikirkan.

“Seperti yang lain masih banyak, harus ada keadialan. Kalau hanya diberlakukan untuk swalyan dan mall, yang lain seperti apa tindak lanjutnya, jangan ada unsur tebang pilih. Contoh pelaku usaha lain yang masih banyak menggunakan plastik, seperti tempat loundry, wadah gula, minyak,” katanya.

Baca: BKD Jambi Kirimkan Usulan Formasi CPNS 2019 ke Kemenpan, Segini Jumlahnya

Baca: Hari Pertama PPDB, Banyak Orangtua di Bungo Tak Paham Sistem Zonasi

Baca: Ini Alasan Bupati Romi Ingin Jembatan Muara Sabak Dihibahkan ke Provinsi Jambi

Baca: Inflasi Jambi 1,02 Persen, Cabai Merah Beri Sumbangan Terbesar

Ini harus duduk bersama dulu, korelasinya seperti apa dan harus dibuat seperti apa. “Jangan Perwal itu intinya hanya kantong plastik saja,” pungkasnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved