Anak Sapi Berkepala Dua Bikin Heboh Warga Bone, Bandingkan dengan Kelahiran di Yogyakarta

Bahri mengatakan proses kelahiran anak sapi berkepala dua tersebut berlangsung sangat lama, sekira empat jam. Begini kondisi anak sapi tersebut.

"Pedetnya belum bisa makan rumput atau makanan yang lain, untuk sementara saya memeras susu dari ibunya dan saya ditaruh dot," jelas Purwoko.

Dirinya mengatakan kondisi pedetnya sama seperti pedet-pedet pada umumnya perihal tinggi dan panjang.

Purwoko menjelaskan saat usia kandungan sapi berusia lima bulan mantri mengatakan kondisi kandungan lemah.

Pedet ini merupakan anak ketujuh dari sapi yang dia pelihara selama sepuluh tahun ini.

"Kami juga bertanya-tanya, kaget soalnya keenam pedet sebelumnya itu baik-baik saja dan normal baru ini seperti ini," ungkap Purwoko.

Dirinya meyakini, pedet yang lahir sudah kehendak Allah, Purwoko menyampaikan akan tetap merawatnya hingga besar.

Purwoko mengaku sudah memelihara sapi selama sepuluh tahun.

Pantauan Tribunjateng.com beberapa warga sekitar tampak mendatangi rumah Purwoko karena hanya ingin melihat langsung pedet milik Purwoko.

Seorang warga asal Gondang Harsowadi mengaku mengetahui pedet tersebut dari handphone.

"Saya penasaran di handphone ada kabar seperti itu apakah benar atau tidak makanya saya datang langsung kesini," jelasnya.

Halaman
1234
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved