EMPAT Kekejaman Prada DP, Pelaku Mutilasi Vera, Beri Keterangan Palsu hingga Jual Motor Pacar

TRIBUNJAMBI.COM - Setelah jadi buronan hampir sebulan, terduga pelaku mutilasi kasir sebuah minimarket di

Editor: ridwan
TribunStyle.com/ Kolase / Istimewa
Berbagai kasus mutilasi paling sadis di Indonesia. Dari kasus Ryan Jombang yang memutilasi 11 korban, Babe yang menyodomi dan memutilasi anak-anak, Budi Hartanto yang dimutilasi tukang nasi goreng hingga Vera Oktaria yang dimutilasi terduga kekasihnya sendiri, Prada DP. 

"Tetapi ternyata, obat nyamuknya padam, sehingga tidak sempat membakar pentol korek api yang menjadi pemicu api untuk membakar tempat tidur," imbuhnya.

2. Sudah Lakukan Kekerasan sejak Korban Masih Hidup

Baca: Masih Ingat dengan Sarah Azhari? Jarang Terekspos, Ternyata Suaminya Bukan Orang Sembarangan

Prada DP juga dikenal kerap melakukan kekerasan kepada korban semasa hidup.

Pasalnya, antara pelaku dan korban merupakan sepasang kekasih yang sudah berpacaran sejak SMP.

"Anak saya pernah dipukul selama mereka pacaran. Dia tidak berani melawan karena tidak ada yang menolong, jadi anak saya tidak mau lagi dengan pacarnya itu," kata Suhartini, ibunda Vera Oktaria dikutip dari Kompas.com.

Namun, Prada DP juga dikenal sebagai orang yang sangat obsesif terhadap korban.

Baca: LIVE STREAMING Kompas TV, AIMAN Malam Ini Rusuh Pasca Pilrpres, Apa Yang Dituju? Mulai 20.00 WIB

Bahkan, ia sempat memberikan ancaman kepada Vera Oktaria jika nekat diputuskan.

"Diancam seperti apa kami kurang tahu, tapi mama cerita memang Adik saya ini sering diancam mantan pacarnya karena tidak mau berhubungan lagi," ungkap Putera, kakak korban.

3. Membuat Kesaksian Palsu Usai Ditangkap

Usai drama penangkapan Prada DP berakhir, kini pelaku justru kembali berulah dengan membuat keterangan-keterangan palsu.

Baca: Gisella Bawa Gempita ke Australia, Menohok Gading Marten Tanya Wijaya Saputra Ikut Tidak

Dikutip dari Kompas.com, Prada DP membuat alasan bahwa korban mendesak untuk dinikahi lantaran sudah hamil dua bulan.

Akan tetapi, menurut keterangan Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, hasil visum tidak menunjukkan adanya bekas sperma atau pun tanda kehamilan di tubuh korban.

"Tidak ada tanda kehamilan, dari visum itu bisa dilihat. Nyatanya memang bekas sperma atau hamil juga tidak ada," kata Supriadi, saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (14/6/2019).

Baca: 10 Atlet O2SN Sarolangun Siap Bertanding di Tingkat Provinsi Jambi

Usai membuat keterangan palsu, Prada DP akhirnya mengaku jika dirinya berbohong dan mengungkap alasan sebenarnya.

Prada DP mengaku jika Vera Oktaria tidak hamil dan tidak minta dinikahi, tetapi hanya lantaran dirinya tidak ingin diputuskan oleh korban.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved