Berita Kota Jambi

Dinas Pendidikan Kota Jambi Bakar 521 Blangko Ijazah Kosong Tingkat SD dan SMA

Dinas Pendidikan Kota Jambi Bakar 521 Blangko Ijazah Kosong Tingkat SD dan SMA

Dinas Pendidikan Kota Jambi Bakar 521 Blangko Ijazah Kosong Tingkat SD dan SMA
Tribunjambi/Rohmayana
Ratusan blangko ijazah kosong dibakar Dinas Pendidikan Kota Jambi 

Dinas Pendidikan Kota Jambi Bakar 521 Blangko Ijazah Kosong Tingkat SD dan SMA

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Sebanyak 521 Blangko Ijazah kosong tingkat SD dan SMA dimusnahkan. Hal ini dilakukan agar ijazah kosong tersebut tidak di salah gunakan.

Pemusnahan blangko ijazah kosong tersebut dilakukan di halaman Parkir Dinas pendidikan kota Jambi, pada Kamis (20/6/2019).

Disampaikan Arman kepala dinas pendidikan kota Jambi Bahwa blangko Ijazah yang dibakar tersebut merupakan ijazah yang tidak terpakai pada tahun belajar 2017/2018.

Baca: Hening, Suasana Saat Sang Ayah Terima Ijazah Anaknya yang Telah Meninggal di Wisuda UIN Ar-Raniry

Baca: Ingat Dian Sidik, Pemeran Jaka Tingkir? Karirnya tak Redup, Malah Makin Eksis Bintangi Film-film Ini

Baca: Coba Banting Stir, Vokalis Jamrud, Krisyanto Siap Bertarung Di Panggung Politik di Tahun 2020

Blangko ijazah tersebut Diantaranya ijazah KTSP yang kurikulumnya tahun 2006, Ijazah K13, dan Ijazah satuan Pendidikan kerjasama SPK.

"Jadi misalnya ada yang didistribusikan namun berlebih, nah sisa yang tidak terpakai ini kita musnahkan. Ada dua jenis ijazah karena setiap sekolah kan beda-beda kurikulumnya, ada yang sudah k13, ada yang masih KTSP," katanya.

Baca: Ketua MK Protes ke Saksi 01 di Persidangan Bahas soal Alumni UGM: Saya dan Pak Wakil tak Diakui Itu

Baca: Baru Terungkap Kenapa Anaknya tak Masuk Akmil, Luhut Binsar Blak-blakan Ungkap Teringat Masa Lalunya

Ijazah KTSP yang diterima pada angkatan 2017/2018 sebanyak 7745, didistribusikan sebanyak sebanyak 7.228, dan sisa 457. Sementara ijazah Kurikulum 2013 yang diterima sebanyak 1.319, didistribusikan 1256, dan sisa 63. Ijazah SPK yang diterima 15, didistribusikan 14, dan sisa 1.

"Jadi total diterima 9.079, distribusikan 8558, dan sisa 521 langsung dimusnahkan tahun ini," katanya.

Baca: Masih Ingat Ratu Film Panas Indonesia Eva Arnas? Sudah Menikah 5 Kali, Suami Kelima Hilang Misterius

Baca: Panen Raya Bawang Putih, Kabupaten Merangin Siap Jadi Pilot Project di Provinsi Jambi

Baca: Pakai OVO Cash di Hypermart Lippo Plaza Jambi, Banyak Item dengan Harga Spesial

Dikatakan Arman, selama ini ijazah yang tersisa dalam masa pemeliharaan dan kemarin masa pemeliharaan telah berakhir dan harus dimusnahkan. Sehingga untuk beberapa kasus kehilangan ijazah dapat digantikan.

"Tapi kalau sekarang ijazah ilang tidak bisa diganti, hanya dapat surat kehilangan," ujarnya.

Lebih lanjut Arman mengatakan, siswa dan sekolah diminta segera melapor apabila terdapat ijazah yang hilang, sehingga ijazah yang hilang bisa segera dibuatkan surat keterangan kehilangan.

Menurutnya setiap tahunnya pihak kementrian pendidikan selalu memberikan jumlah lebih dalam pemberian ijazah. Kelebihan setiap tahunnya bisa mencapai 20 persen dari jumlah ijazah yang dibutuhkan.

"Ini untuk mengantisipasi misalnya ada kesalahan penulisan, ada siswa yang kehilangan ijazah dalam tahun ajaran yang sama, dan lainnya," pungkasnya.

Pemusnahan blangko ijazah kosong tersebut juga langsung disaksikan oleh pihak kepolisian yakni Kapolsek kota baru IPDA Robert Purba.

(Rohmayana/Tribun Jambi)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved