PRAJURIT Kopassus Kawal Presiden Filipina dari Ancaman Kudeta, Misi Penyamaran Pakai Baju Tagalog

TRIBUNJAMBI.COM - Kehebatan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tersiar hingga ke mancanegara.

PRAJURIT Kopassus Kawal Presiden Filipina dari Ancaman Kudeta, Misi Penyamaran Pakai Baju Tagalog
tribunnews
Kopassus 

TRIBUNJAMBI.COM - Kehebatan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tersiar hingga ke mancanegara. Terbukti Kopassus dikirim ke negara Fipilina untuk memback up keamanan di dalam negeri yang tengah dirundung masalah keamanan.

Keadaan dalam negeri Filipina bergejolak hebat lantaran rezim diktator korup Ferdinand Marcos.

Keadaan Filipina tambah runyam dengan datangnya tokoh oposisi musuh bebuyutan Ferdinand Marcos, Benigno 'Ninoy' Aquino pulang kampung ke Manila dari pengasingannya diluar negeri tahun 1983.

Tapi nasib sial menghampiri Ninoy Aquino, belum juga keluar dari bandara di Manila ia sudah ditembak mati oleh sniper anak buah Jenderal Fabian Ver, Kastaf Ferdinand Marcos.

Baca: Nunggak Bayar SPP, Siswa Sekolah Swasta di Kota Jambi Diusir Saat Ujian

Sontak hal ini membuat rakyat Filipina marah karena mereka sudah muak atas kepemimpinan tirani Marcos.

Lahirlah gerakan rakyat bernama 'People's Power', mereka berdemo menuntut penggulingan rezim Marcos.

Ferdinand Marcos goyah, militer Filipina dibawah kepimpinan Jenderal Fidel Ramos dan Kolonel Juan Ponce kemudian melancarkan kudeta terhadap Marcos.

Ferdinand Marcos tumbang dan ia melarikan diri bersama istrinya keluar negeri.

Baca: MENGEJUTKAN Faldo Maldini Sebut Prabowo Tidak akan Menang Sidang di MK, Karena Hal Ini

Tampuk kepresidenan kosong, rakyat kemudian memilih Corazon Aquino (janda Benigno 'Ninoy' Aquino) sebagai presiden baru Filipina.

Tapi Corzaon juga menghadapi berbagai ancaman kudeta dan berulangkali kudeta kepadanya dilakukan namun belum berhasil.

Halaman
1234
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved