Setelah Jeda Selama Ramadan, Mulailah dengan Olahraga 1000 Langkah

Apakah kamu ingat kapan terakhir kali kamu berolahraga? Jika kamu sudah tidak mengingatnya tentu tubuhmu juga mengalami perubahan.

Setelah Jeda Selama Ramadan, Mulailah dengan Olahraga 1000 Langkah
IST
SuTa Club 

Setelah Jeda Selama Ramadan, Mulailah dengan Olahraga 1000 Langkah

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -  Apakah kamu ingat kapan terakhir kali kamu berolahraga? Jika kamu sudah tidak mengingatnya tentu tubuhmu juga mengalami perubahan.

Sebagian besar orang yang gemar berolahraga juga mungkin memilih untuk berhenti sejenak saat bulan Ramadan lalu. Sehingga agak merasa berdosa ketika setelah lebaran tidak berolahraga kembali.

Bagi kamu yang akan memulai olahraga kembali lebih baik jika diawali dengan olahraga yang ringan terlebih dahulu.

Sugih Suhartini, Owner SuTa Club di Citra Raya City mengatakan setelah lama tak berolahraga sebaiknya memulainya dengan jalan kaki minimal 1000 langkah atau jalan kaki 20 menit.

“Setelah terbiasa 3-4 kali jalan kaki barulah tingkatkan olahraga kebugaran,” ungkap praktisi kebugaran yang biasa disapa Miss Sugih ini.

Baca: Sindiran Keras Najwa Shihab Lihat Kasus Setya Novanto Dipindah ke Lapas Gunung Sindur: Semakin Bebas

Baca: 40 Orang Asal Jambi Diberangkatkan Kerja Magang Ke Jepang

Baca: Ridwan Kamil Nekat Berani Bagikan Hasil UNBK Putri,Nilai Bahasa Indonesia Mendadak Jadi Perbincangan

Baca: Bupati dan Wakil Bupati Kerinci Hadiri Halal Bihalal Bersama Gubernur

Ia mengatakan olahraga untuk mengurangi berat badan yaitu olahraga aerobic artinya olahraga yang menggunakan daya tahan aerobic. Misalnya senam aerobic, bersepeda, renang ataupun jogging.

Bagi yang baru akan memulai untuk berolahraga, ia menyarankan pilih olahraga sesuai karakter, buat hari senang, cinta terhadap olahraga yang dipilih, sehingga saat berolahraga tanpa ada paksaan yang berlebih, dan tetap dengan hati senang.

“Ingin bugar, olahraga teratur dan terukur. Tujuan olahraga bukan hanya sehat karena sehat artinya hanya sekedar tidak sakit. Tapi tujuan utama berolahraga adalah bugar. Bugar lebih dari sehat. Orang sehat belum tentu bugar, orang bugar sudah pasti sehat.  Bugar adalah mampu melakukan aktivitas lebih tanpa merasakan lelah yang berarti,” paparnya.

Selain praktisi, Miss sugih juga menciptakan instruktur profesional di bawah naungan organisasi kebugaran bernama KOPKI (komunitas pencinta kebugaran Indonesia).

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved