Istilah 'R*xona Hijau' Viral di Kerinci Jambi, Video Panas 41 Detik Wanita Puaskan Diri Pakai Botol
Seorang wanita terlihat dalam posisi memuaskan diri menggunakan pengharum ketiak. Kemarin, video panas berdurasi 41 detik itu viral di Kerinci.
Video berdurasi 22 detik itu menunjukkan aksi sejumlah warga memaksa pasangan ini untuk memeragakan ulang aksi mesum yang diduga dilakukan oleh kedua orang ini sebelumnya.
Saat dipaksa memeragakannya dalam video, pasangan ini tidak mengenakan bawahan, sedangkan sejumlah orang di sekitar mereka berteriak-teriak meminta keduanya difoto.
Kondisi Vanessa Angel saat Dikabarkan Pindah Agama, Sang Ayah Beri Bukti yang Mengharukan
Hari Ini Kembali Down, Pihak Instagram Angkat Bicara, Hashtag #instagramdown Menggema, Netizen Marah
Tampannya Frederik Kiran Cucu Soekarno dari Istrinya yang Berasal dari Jepang, Ratna Sari Dewi
Wajah Merona Ranty Maria saat Tampil Tanpa Makeup, Mengapa Bisa Bersih dan Bibirnya Merah?
Video berakhir dengan niat sejumlah warga membawa pasangan ini ke Ketua RT.
Namun, tidak diketahui kemudian apakah dilakukan atau tidak.
Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Raden Real Mahendra mengatakan, kejadian tersebut terjadi di Dusun Merbau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
Sesuai video viral, polisi langsung mendatangi kediaman perempuan yang diduga ada di dalam video itu pada Senin (19/3/2018).
"Korban perempuan berinisial AN (bukan inisial sebenarnya) saat ini sudah berusia 17 tahun, warga dari salah satu desa di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas," ungkapnya, Jumat (23/3/2018).
"Telah kami peroleh keterangan dari korban AN, dia membenarkan bahwa wanita yang ada di dalam video tersebut memang dirinya," lanjutnya.
Selain itu, lanjut Real, korban bercerita bahwa pasangannya dalam video tersebut baru dikenalnya.
"Seorang pria yang mengenakan baju merah tersebut dikenalnya. Pria ini berinisial NT (bukan inisial sebenarnya) yang baru dikenal olehnya sejak 4 hari sebelum kejadian," ujarnya.
Real menyebut keduanya mengalami persekusi oleh belasan orang.
Mereka diminta memeragakan ulang hubungan badan di depan belasan orang tersebut.
"Peristiwa tersebut terjadi, berawal saat korban wanita berinisial AN (bukan inisial sebenarnya) bersama pasangan prianya, NT (bukan inisial sebenarnya) pergi ke tempat kejadian yang selanjutnya melakukan perbuatan asusila di tempat tersebut. Tidak lama kemudian, sekitar belasan orang memergoki atau menggrebek keduanya yang saat itu sedang melakukan perbuatan asusila," tutur Real.
"Yang selanjutnya direkam atau divideokan oleh seorang dari kelompok orang tersebut dengan menggunakan kamera HP," sambungnya.
(Herupitra / Tribunjambi.com)