Pilpres 2019

Tim Hukum Prabowo-Sandi Lengkapi Berkas Permohonan di MK, Optimis Hadapi Sengketa Hasil Pilpres 2019

Tim Hukum Pasangan Calon Presiden - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melengkapi berkas permohonan Perselisihan Hasil

Tim Hukum Prabowo-Sandi Lengkapi Berkas Permohonan di MK, Optimis Hadapi Sengketa Hasil Pilpres 2019
Tribunnews/Jeprima
Ketua Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Hashim Djojohadikusumo bersama Ketua Tim Kuasa Hukum BPN Bambang Widjajanto dan Kuasa Hukum BPN Denny Indrayana saat menyerahkan berkas gugatan sengketa Pemilu 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019). Gugatan dilakukan oleh Tim BPN Prabowo Sandi ke MK karena pihaknya mengikuti koridor hukum. 

TRIBUNJAMBI.COM- Tim Hukum Pasangan Calon Presiden - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melengkapi berkas permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) untuk Pilpres 2019

Upaya melengkapi berkas permohonan itu dilakukan di kantor Mahkamah Konstitusi (MK), pada Selasa (11/6/2019) pagi.

Denny Indrayana, selaku anggota tim hukum Prabowo-Sandi, didampingi sejumlah anggota tim hukum lainnya mendatangi gedung MK membawa sejumlah berkas.

"Melengkapi berkas yang semalam. Jadi, Alhamdulillah, kami melengkapi berkas sesuai hak konstitusional pemohon yang diatur negara dalam UU MK dan UU Pemilu," kata Denny Indrayana, di Gedung MK, Selasa (11/6/2019).

Setelah melengkapi berkas permohonan, kata dia, berkas akan diterima pihak MK. Lalu, pihak MK akan melakukan registrasi perkara pada Selasa ini.

Baca: Pria Ini Suka Janda Muryani, Tapi Ditolak, lalu Lakukan Hal Tak Terduga dari Balik Dinding Rumah

Baca: Cara Aman Turunkan Kolesterol Jahat, Hanya Butuh Rebusan Daun Kersen, Perhatikan Takarannya!

Baca: Hapus Semua Foto Prewed di Instagram, Tanda Bahwa Rezky Aditya dan Razer Patricia Batal Menikah?

"Menurut pasal 10 Nomor 4 Tahun 2018 peraturan MK, permohonan itu akan diupload setelah diregister dalam BRPK, Buku Register Perkara Konstitusi. Kapan? Hari ini," kata dia.

Nantinya, menurut dia, setelah perkara itu diregistrasi, maka dapat dilihat di laman MK permohonan yang diajukan pihaknya termasuk bukti-bukti yang disertakan untuk melengkapi permohonan.

Baca: Jawaban Jan Ethes Saat Ditanya Kaesang Pangarep Bikin Gemas

"Nanti, kalau buktinya apa? Argumentasinya apa? Teman-teman sebentar lagi akan melihat. Jadi apa buktinya? Apa dalilnya? sebentar lagi teman-teman akan dapatkan. Tunggu saja," ungkapnya.

Dia meminta kepada semua pihak agar bersabar menunggu pihak MK.

"Saya tidak mau duluin MK. Makanya belum mengumumkan. Jadi, tunggu saja, Insya Allah hari ini. Saya tak tau kapan diupload," tambahnya.

Halaman
12
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved