Pilpres 2019

Blak-blakan, Jansen Sitindaon Mengaku Dibenci Warga di Kampung Halamannya setelah Dukung Prabowo

Politisi Demokrat Jansen Sitindaon mengaku sempat habis-habisan mendukung pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Blak-blakan, Jansen Sitindaon Mengaku Dibenci Warga di Kampung Halamannya setelah Dukung Prabowo
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon. 

TRIBUNJAMBI.COM- Politisi Demokrat Jansen Sitindaon mengaku sempat habis-habisan mendukung pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Atas dukungan yang ia berikan, Jansen Sitindaon bahkan mengaku sampai dibenci warga di kampung halamannya sendiri.

Tak hanya dibenci warga, Jansen Sitindao yang maju di Pemilihan Legislatif 2019 mengatakan ia hanya mengaku dapat 1.000 suara di kampung halamannya.

"Kalau ditanya sikap pribadi saya sebagai kader, maka saya sungguh sudah tidak nyaman dengan keadaan ini. Saya pribadi akan pamit baik-baik mundur dari barisan pak Prabowo ini."

"Begini, begini saya ini juga ini kan ikut berjuang habis-habisan untuk memenangkan Pak Prabowo," kata Jansen Sitindaon dikutip TribunJakarta.com dari Tribunnews.com.

Baca: Mendadak, Didi Kempot Dapat Julukan God Father Of Broken Heart ! di Jagat Twitter, Ada apa?

Curahan hati soal kampung halaman itu, diungkapkan Jansen Sitindaon saat menjadi narasumber di acara Apa Kabar Indonesia Malam, tvOne, Sabtu (8/6/2019).

Mulanya, Jansen Sitindaon menjawab pertanyaan soal Demokrat yang dikabarkan keluar dari Koalisi Adil Makmur.

"Mungkin nanti Bang Ray (Rangkuti) yang bisa secara terang benderang menjelaskan itu, karena istilah keluar itu kan penjelasannya itu agak sulit kalau kita lihat timeline pemilu itu," jawab Jansen Sitindaon dikutip TribunJakarta.com dari YouTubetvOne, pada Minggu (9/6/2019).

"Begini karena ujung dari pemilu itu kan tanggal 22 kemarin, tanggal 21 lebih tepatnya karena hasil rapat pleno Pileg dan Pilpres itu kan diputuskan KPU dini hari itu kan, apakah pasca tanggal 21 itu bangunan koalisi itu sudah selesai atau belum begitu ataukah masih ada kan begitu, mungkin Bang Ray itu sebagai pengamat pemilu bisa menjelaskan itu," tambahnya.

Jansen Sitindaon menegaskan masih fokus pada proses pemilu yakni megajukan gugatan Partai Demokrat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Halaman
123
Editor: andika arnoldy
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved