Ditinggal Ibu Pergi, Balita 2 Tahun Tersengat Listrik Setelah Masukan Pucuk Kabel Charger ke Mulut

Seorang gadis berusia dua tahun telah meninggal setelah memasukkan kabel charger smartphone ke mulutnya.

Editor:
WOB
Bayi Malang Ditinggal Di Rumah Sendirian, Tersengat Listrik Setelah Memasukkan Pucuk Kabel Charger 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang balita berusia dua tahun tersengat listrik setelah memasukkan pucuk kabel charger smartphone ke mulut.

Akhirnya balita 2 tahun itu tewas setelah tersengat listrik, peristiwa itu terjadi setelah ditinggal ibu pergi.

Saat ditinggal ibu pergi, balita itu tak tahu jika pucuk kabel charger itu bukan sebuah mainan.

Dikutip dari LadBible, anak yang bernasib malang itu berada di rumah kakek-neneknya di desa Jahangirabad, dekat Delhi di India ketika insiden itu terjadi.

 

Ilustrasi Bayi
Ilustrasi Bayi (indianexpress.com)

Orang lain dalam keluarga juga menggunakannya, tetapi ia sepertinya lupa mencabut kabel telepon dan membiarkan daya menyala.

Gadis malang yang tidak tahu ini memasukkan kabel charger itu ke mulutnya, menyebabkan dia tersengat listrik.

Akhilesh Pradhan, dari kantor polisi Jahangirabad, mengatakan kepada Times of India: "Keluarga belum mendatangi kami dengan sebuah laporan polisi,"

"Jadi penyelidikan kasus pun belum bisa diajukan."

"Namun, jika seseorang memberitahu kita untuk mengajukan laporan, dan akan dilakukan sesuai dengan peraturan."

Meskipun sebenarnya charger atau pengisi daya pada ponsel biasanya tidak membawa voltase tinggi dan membahayakan.

Dan mungkin jika disengatkan kedalam mulut akan berakibat fatal terhadap anak kecul, dan menjauhkan hal kelistrikan dari anak-anak selalu disarankan.

Para ahli mengatakan kemungkinan seseorang tersengat listrik oleh sebuah smartphone, juga ketika perangkat sedang diisi adalah sangat rendah.

Pengisi daya umumnya memiliki transformator bawaan untuk keamanan pengisian daya.

Dan hal ini berarti mereka memiliki output voltase yang sangat rendah.

Namun, jika kemungkinan steker atau sambungan listrik dari tembok yang rusak, atau jika pengisi baterai terkena kabel, penting untuk berhati-hati.

Para ahli merekomendasikan hanya menggunakan peralatan listrik berkualitas tinggi dari produsen yang direkomendasikan untuk perangkat juga apabila akan digunakan di sekitar anak-anak.

Kisah ini juga muncul setelah ada insiden mirip yang baru-baru ini juga terjadi di Thailand.

Seorang pekerja pabrik ditemukan tewas setelah disetrum saat mengisi daya teleponnya dan menggunakan earphone pada saat bersamaan.

Kritsada Supol, 24, telah berbaring di tempat tidur dengan teleponnya terhubung ke sebuah power point ekstensi menggunakan kabel charger ponsel murah.

Dikatakan bahwa dia sedang mendengarkan musik dan berbicara dengan seseorang ketika bagian mic dari earphone diletakkan di atas bibirnya.

 

Kapten Polisi Jaleuk Polthong mengatakan polisi percaya bahwa Kritsada tersetrum secara fatal saat menggunakan earphone dan mengisi daya ponselnya pada saat yang bersamaan.

Kapten berkata: "Kami percaya korsleting menyebabkan kematiannya ketika ia sedang berbicara dengan seseorang atau ia sedang mendengarkan musik."

Petugas menyalahkan pengisi daya berkualitas rendah untuk kematian yang terjadi ini.

Kapten Polthong menambahkan: "Banyak orang bisa dalam bahaya jika mereka menggunakan adaptor pengisian murah yang tidak diproduksi dari perusahaan resmi.". (Tribunstyle/Dhimas Yanuar)

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Bayi Malang Ditinggal Di Rumah Sendirian, Tersengat Listrik Setelah Memasukkan Pucuk Kabel Charger, https://style.tribunnews.com/2019/05/23/bayi-malang-ditinggal-di-rumah-sendirian-tersengat-listrik-setelah-memasukkan-pucuk-kabel-charger?page=all.

Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved