Ustaz Arifin Ilham Meninggal Dunia
Mengenang Masa Kecil Hingga Perjalanan Ustaz Arifin Ilham Dimulai Dari Banjarmasin
Masyarakat Indonesia khususnya umat muslim berduka cita atas kepergian Ustaz Arifin Ilham, yang sebelumnya menjalani perawatan di Malaysia.
TRIBUNJAMBI.COM - Masyarakat Indonesia khususnya umat muslim berduka cita atas kepergian Ustaz Arifin Ilham, yang sebelumnya menjalani perawatan di Malaysia.
Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia, sebuah kesedihan mendalam bagi umat muslim atas berpulangnya sosok ustaz yang menginspirasi dan banyak berjasa untuk bangsa.
Ustaz Arifin Ilham ternyata semasa hidupnya memiliki kisah yang menarik dimulai dari Banjarmasin.
Ustaz Arifin Ilham menghabiskan masa kecil hingga SMP di Banjarmasin.
Arifin Ilham yang lahir lahir di Banjarmasin pada 8 Juni 1969 adalah adalah anak kedua dari lima bersaudara.
Ia satu-satunya anak laki-laki pasangan H. Ismail Marzuki dan Hj. Nurhayati.
Masa kecilnya ini yang membawa ia bisa menjadi ustad.
"Ayah sering mengajak saya ke mesjid. Dia karyawan biasa, tapi tahajudnya enggak pemah putus," cerita Arifin yang dikutip Grid.ID dari Intisari-online.
Tak heran, sejak kecil dia sudah bercitacita jadi ustad.
"Lucunya, saya ogah masuk pesantren sarungan. Enggak keren. Saya hanya mau masuk pesantren moderen yang pakai dasi," ujarnya.
Setelah lulus SMP, ia berangkat ke Darunnajah, Jakarta Selatan.
Ia berujar juga bahwa ketika kecil, ia lumayan handel.
Meski bandel, dia juga punya banyak catatan prestasi mulai juara baca puisi tingkat pesantren dan nasional, juara pidato tingkat ASEAN, hingga juara lari, dan bulutangkis.
Arifin Ilham memiliki dua istri yakni Wahyuniati Al-Waly dan Rania Bawazier.
Rumah tangga mereka telah dikaruniai lima anak yakni Muhammad Alvin Faiz, Amtaza Syahla Arifin, Alaa Hifzhiyah Arifin, Muhammad Amer Azzikra, dan Muhammad Azka Najhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/06052016_arifin-ilham3_20160506_223059.jpg)