Kasus Mutilasi
UPDATE Kasus Mutilasi Vera Oktaria, Pria Mirip Prada Deri Pramana Dipergoki Bawa Seragam Tentara
Prada Deri Pramana, terduga pelaku mutilasi kasir Indomaret Vera Oktaria, berhasil kabur saat akan diamankan warga
Bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan pihak kepolisian mengarah ke Deri Pramana.
Sejak kasus pembunuhan dan mutilasi itu terungkap, Deri Pramana tidak masuk dan bergabung lagi dengan kesatuan.
Ia memilih kabur dari pendidikan yang masih harus dijalaninya.

Baca: Napi Dipukuli Sipir Hingga Keluar Kotoran, Reda Setelah TNI Datang, Pengakuan Napi Narkoba Langkat
Baca: 11 Caleg Artis Ini Diprediksi Lolos Jadi Anggota DPR RI, Suara Terbanyak Diraih Rieke Diah Pitaloka
Jejak Gergaji Kecil
Upaya menangkap Prada Deri Pramana belum membuahkan hasil karena polisi sulit menangkap jejak alat komunikasi pacar almarhumah Vera Oktaria.
Terbaru, informasi terkini pengejaran terhadap Prada DP sudah merambah kawasan Jawa Timur, setelah serangkaian upaya penangkapan merambah daerah Baturaja, Bogor.
Yang pasti, tim gabungan Polda Sumatera Selatan dan Kodam II/Sriwijaya terus memburu Prajurit Dua Deri Pramana.
Vera Oktaria ditemukan tewas dengan kondisi termutilasi di penginapan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel, pada Jumat (10/5/2019) lalu.
Selain jejak Prada DP yang masih misteri, keberadaan sepeda motor milik Vera juga masih teka-teki.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, mengatakan sepeda motor Vera hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.
Menurut dia, Prada DP diduga membawa lari sepeda motor tersebut usai menghabisi Vera di penginapan.
Supriadi mengatakan, Prada DP menempuh perjalanan 132 kilometer naik motor dari Kota Palembang menuju Sungai Lilin, Muba.
"Ketika Prada DP menuju penginapan kecil bernama Sahabat Mulia menggunakan motor milik korban dan diduga masih dibawanya sampai sekarang," katanya.
Dugaan itu mencuat karena motor Vera tidak ditemukan di penginapan tersebut.
Supriadi mengatakan, di lokasi kejadian hanya ditemukan gergaji kecil yang digunakan pelaku untuk memotong tangan korban, dan sejumlah barang lainnya.