Pilpres 2019

Mahfud MD Akui Soal Kasus Form C1 Tercoblos: Calon yang Kalah Fitnah, Pura-pura Lawannya Curang

Meski ditemukan perbedaan, Ketua Bawaslu Kabupaten Boyolali Taryono belum bisa menyampaikan hasilnya karena masih harus menunggu kepastian dari Bawasl

Mahfud MD Akui Soal Kasus Form C1 Tercoblos: Calon yang Kalah Fitnah, Pura-pura Lawannya Curang
Instagram @mohmahfudmd
Prof Dr Mohammad Mahfud MD 

"Ada orang yang kalah itu mencetak form C1 palsu sebanyak 30 ribu lebih lalu dicoblos sendiri, lalu dibuang ke sungai," cerita Mahfud MD.

Kemudian, orang tersebut membuang formulir C1 yang sudah tercoblos lawan politiknya itu ke sungai.

Tak hanya itu, orang tersebut juga melaporkan penemuan formulir C1 padahal ia sendiri yang membuangnya.

Motif orang itu, kata Mahfud MD, untuk membuat lawan politiknya kalah.

Ketika itu, kasus penemuan formulir C1 di bawa ke meja persidangan.

Pihaknya menghadirkan formulir C1 asli milik KPU untuk dilakukan pembuktian.

Formulir C1 palsu yang dicetak oleh salah satu calon berbeda dengan formulir C1 milik KPU.

"Yang punya KPU kan ada hologramnya yang bisa dideteksi. Setelah itu dibuktikan ternyata yang ditemukan di jalanan itu adalah palsu, dicetak hanya untuk memberi kesan bahwa yang kalah itu dicurangi," kata Mahfud MD.

Hal seperti itu dialami Mahfdu MD di beberapa daerah.

Misalnya saja, pemilihan Bupati di Jawa Barat hingga juga terjadi di Jambi, dan Sumatera Barat.

Halaman
1234
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved