Editorial

Langkah Penyelamatan Danau Kerinci

kondisi Danau Kerinci telah tercemar limbah. Beberapa waktu lalu ditemukan kandungan merkuri

Langkah Penyelamatan Danau Kerinci
tribunjambi/heru
Menteri Susi saat mengangkat jaring di Danau Kerinci, saat Kunkernya 

KABAR gembira, Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menandatangani kesepakatan dengan bupati tentang program penyelamatan Danau Kerinci.

Penandatanganan kesepekatan dilakukan pada Selasa (7/5).

Secara kasat dapat diartikan, revitalisasi danau tertinggi di Asia yang masuk prioritas nasional ini bakal terealisasi.

Memang, kondisi Danau Kerinci telah tercemar limbah. Beberapa waktu lalu ditemukan kandungan merkuri di atas baku mutu di beberapa titik.

Itu berdasarkan hasil uji laboratorium pemantauan kualitas air yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi pada 2017.

Kawasan yang ditemukan tercemar tersebut adalah kawasan Desa Koto Pete Tengah dan Kota Pete Hilir.

BLH menjelaskan indikasi awal saat itu yang ditemukan masih perlu dikaji kembali karena ada banyak kemungkinan, apakah ini insidentil atau tidak.

Semisal dugaan pencemaran akibat pupuk bermerkuri, penambangan emas, penggunaan sabun mandi.

Selain itu, alam juga memiliki kandungan merkuri alami, tanpa ada pengaruh aktivitas manusia.

Hasil uji laboratorium pencemaran merkuri air Danau Kerinci di atas baku mutu, yakni 0,00228 ppm per liter. Sementara batas baku mutu Provinsi Jambi 0,002 ppm.

Halaman
12
Editor: deddy
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved