Peringati Hari Buruh, Massa Berteriak Presiden Ketika Prabowo Subianto Tiba di Acara May Day
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Tennis Indoor Senayan.
Diberbagai daerah, Hari BUruh diperingati dengan unjukrasa.
Meski melibatkan ribuan orang, Peringatan Hari Buruh 1 Mei 2019, ini dipastikan berjalan aman dan damai.
Isu rusuh di Hari BUruh, merupakan hoax.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea memastikan aksi May Day di Indonesia akan berjalan damai dan aman seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Jadi, May Day akan berjalan damai dan aman.
Dan terkait adanya isu aksi May Day akan rusuh itu Hoax," kata dia, dalam keterangannya, Selasa (30/4/2019).
Dia menegaskan, buruh menuntut kepada pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan.
Setidaknya terdapat tiga poin yang menjadi dasar tuntutan.
Tuntutan pertama, revisi PP 78/2015 Soal Pengupahan.
Baca: Sinopsis Film Andrew Garfield The Amazing Spider-Man, Tayang Hari Ini di Bioskop TRANS TV
Untuk tuntutan pertama ini, kata dia, pemerintah sudah merespon dengan menerima Presiden-Presiden Konfederasi Buruh Indonesia.
Tuntutan kedua, meminta Presiden Jokowi untuk menginstruksikan Kapolri membentuk Unit Pidana Perburuhan di Kepolisian.
Untuk menegakkan hukum yang adil demi tegaknya hak-hak Buruh.
"Kapolri langsung merespon dengan sangat baik dan tepat tanggal 1 Mei akan diresmikan Unit Pidana Perburuhan.
Ini sejarah luar biasa untuk perjuangan buruh," kata dia.
Tuntutan ketiga, untuk setiap kawasan industri menyiapkan tempat penitipan anak untuk buruh wanita.