Breaking News:

Pemilu 2019

Kalahkan Wasekjen PDIP dan Hidayat Nur Wahid di Singapura, Suara Tsamara Amany Tak Bawa ke DPR

Tsamara Amani berhasil mengalahkan perolehan suara Wasekjen PDIP dan Hidayat Nur Wahid di Singapura.

Kompas.com
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie (kiri) bersama Calon Legislatif (Caleg) PSI yang juga Ketua DPP PSI Bidang Eksternal Tsamara Amany (kanan) menunjukkan formulir pendaftaran Tsamara Amany sebagai Caleg PSI di Kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (26/10). Dalam kesempatan tersebut Tsamara Amany juga mendeklarasikan gerakan Solidaritas Kaum Muda Melawan Korupsi (SIKAP) yang merupakan sayap gerakan PSI untuk mengajak anak-anak muda berjuang memerangi korupsi. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/ama/17.(Aprillio Akbar) 

Dua kader PDIP Amendi Nasution dan petahana Masinton Pasaribu membututi Eriko di urutan ketiga dan keempat dengan 1.081 dan 945 suara.

Caleg PDIP lainnya, Setiana Widjaja, Zuhairi Misrawi, serta Nuraini berada di urutan 6 hingga 8 dengan masing-masing meraih 578, 542, dan 408 suara.

Wakil Ketua MPR yang juga petinggi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid berhasil meraih 842 suara yang membuatnya berada di urutan kelima di tengah himpitan kader PDIP.

Dominasi PDIP Melengkapi posisi 10 besar adalah caleg Golkar Christina Aryani dan caleg PKB Ahmad Iman, masing-masing di urutan sembilan dan sepuluh.

Christina meraih 402 suara sedangkan Ahmad dicoblos 379 pemilih.

Nama-nama besar lain yang ikut bertarung di dapil ini antara lain Himmatul Aliyah dari Partai Gerindra, Okky Asokawati dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) serta Liliana Tanaja Tanoesodibjo dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo).

Himmatul adalah istri dari Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Wanita berusia 48 tahun ini menduduki urutan ke-12 dengan raihan 337 suara.

Sementara itu Liliana meraih 188 suara yang menempatkannya di urutan ke-17.

Mayoritas Warga Negara Indonesia (WNI) di Singapura lebih memilih menyalurkan suaranya ke partai politik dibanding mencoblos individu caleg yang mencalonkan diri.

Secara total, PDIP meraih kemenangan telak dengan menguasai hampir separuh perolehan suara di Singaoura. PDIP berhasil memenangkan 19.341 suara atau 42.

Baca: Total Biaya Liburan ke Luar Negeri Keluarga Anang dan Ashanty, Aurel Ternyata yang Paling Boros!

Baca: KIRIM SMS ke Istri Sebelum Bakar Diri, Begini Isi SMS Terduga Pembunuh Wanita di Hotel

Baca: Teman Makan Teman, Rose Hanbury Sahabat Kate Middleton yang Diisukan Selingkuhan Pangeran William

Baca: Penyebab di Balik Salah Entry Data Situng KPU: Kesalahan Entry Data Terjadi di Kedua Paslon

48 persen PSI menduduki urutan kedua dengan raihan 9.688 suara atau 21,28 persen, di mana hampir 40 persen suara PSI berasal dari mereka yang memilih Tsamara.

Selain PDIP dan PSI, tidak ada partai lain yang memperoleh raihan suara double-digit.

Partai Golkar berada di urutan ketiga dengan 7,36 persen, disusul oleh PKB dengan 6,8 persen dan Partai Gerindra yang mendapatkan 4,62 persen.

7 fakta yang berbicara soal kehidupan Tsamara Amany.

1. Baru berumur 22 tahun

Siapa sangka dara cantik nan cerdas ini baru berumur 22 tahun.

Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi ini ternyata berkuliah di Universitas Paramadina, Jakarta.

Ia bahkan baru mau diwisuda pada pertengahan April nanti.

2. Satu-satunya dalam keluarga yang berkecimpung di dunia politik

Orangtua dari Tsamara Amany bahkan tidak bergelut dalam dunia politik.

Keluarganya justru berlatar belakang pengusaha.

Ia mengaku dibesarkan di tengah keluarga yang demokratis.

Tsamara Amany Alatas
Tsamara Amany Alatas ()

3. Mengidolakan Yenny Wahid dan Jokowi

Politisi muda ini ternyata mengidolakan sosok Yenny Wahid, putri Presiden Abdurahman Wahid, dan Jokowi.

Ia bahkan berharap suatu saat bisa menjadi seperti kedua sosok di atas.

4. Magang di kantor Ahok

Tsamara Amany pernah bekerja di Balaikota DKI Jakarta.

Ia menjadi staf magang Gubernur DKI Jakarta periode Januari – April 2016.

5. Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia

Di umurnya yang ke 21 tahun ini, ia telah menjabat sebagai ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia.

Gadis kelahiran 24 Juni 1996 ini ternyata sudah aktif politik sejak Jokowi menjabat sebagai Presiden RI.

6. Punya cita-cita menjadi Gubernur

Tak heran dengan keaktifannya di dunia politik, Tsamara Amany punya keinginan menjadi Gubernur.

Cita-citanya ini ia tulis pada biografinya di media sosial, Twitter.

7. Keturunan Arab

Tsamara Amany ternyata keturunan Arab.

Ia juga biasa disapa Sammy. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tsamara Amany Kalahkan Waksekjen PDIP dan Hidayat Nur Wahid di Singapura"

Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved