Berita Selebritis
Terjawab, Andi Soraya Blak-blakan, Steve Emmanuel Punya Gangguan Jiwa Sejak 4 Tahun: Bisa Jadi Gila
Andi Soraya sebagai mantan istri sirih pun menceritakan bila Steve Emmanuel menderita penyakit kejiwaan OCD atau obesessive compulsive disorder.
"Aku bener-bener tidak yakin, seribu, sepuluh ribu tidak yakin aku kalau Steve menjadi bandar," kata Andi Soraya.
Menurutnya jika mantan suami sirinya itu adalah seorang pengedar seharusnya kini ia hidup mewah dan bergelimang harta.
Namun kenyataannya, Steve Emmanuel hidup biasa dan bahkan Andi menyebut ia tak punya apa-apa.
"Dia hidupnya juga yang secara normal-normal saja. Bukan hidup yang hedonis, bukan hidup yang berlebihan dengan barang-barang yang branded atau apa kendaraan yang terbaru termewah. Tidak ada, dia nggak punya apa-apa. Jadi bandarnya dia itu bandar apaan?" jelasnya.
Kata psikater
Hal serupa juga diungkapkan oleh Prof.Dr.Ir. Richard Claproth, psikater yang menjadi terapis Steve Emmanuel.
"Dia menderita sebelum peristiwa ini, dia menderita obesessive compulsive disorder, dia menderita post traumatic," terang Richard Claproth seperti dikutip dari Youtube SCTV Rabu, (9/4/2019).
Karenanya kini Steve Emmanuel merasa tertekan berada di penjara.
Richard Claproth mengungkapkan bahwa kini Steve Emmanuel dalam keadaan takut dan terancam.
Richard pun mengaku setengah mati menangani kondisi Steve Emmanuel ini.
"Jadi sebenarnya Steve dalam keadaan menyerah, dia ketakutan, bahkan diancam. 'Kalau lu nggak begini, nggak begini, terancam hukuman mati'. Takut. Kenapa? Karena saya terapisnya, saya setengah mati menerapi dia,"ujar Richard.
Richard yang sudah empat tahun belakangan menjadi terapis Steve Emmanuel pun sempat melakukan hipnosis padanya.

"Ketika saya terapi dia, saya hipnosis dia. Ketika saya hipnosis dia, saya denger semua. Ternyata penekanan yang dia rasakan. 'Kalau dia tidak mau mengaku bahwa dia ini pengedar, maka dia akan dihukum mati',"terangnya.
Menurut Richard, bila ini tak segera diselesaikan, Steve Emmanuel bisa menjadi gila bahkan mati di penjara.
"Jadi keluarga melakukan ini, kalau saya karena dari sisi kesehatannya, dari mind-nya, sisi psikisnya, dia bisa gila. So, kita keluarga konsen pada keselamatan Steve," jelasnya.