Hari Pertama UNBK di Kota Jambi Terlambat, Kadisdik: Tapi Masih Batas Wajar

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Arman mengatakan, hari pertama pelaksanaan UNBK berlangsung aman.

Hari Pertama UNBK di Kota Jambi Terlambat, Kadisdik: Tapi Masih Batas Wajar
Tribunjambi/Rohmayana
Siswa SMP Xaverius 1 Kota Jambi usai UNBK. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Seluruh siswa tingkat SD dan SMP di Kota Jambi melaksanakan Ujian Nasional, Senin (22/4). Untuk tingkat SD ujian sekolah berbasis nasional (USBN), sementara tingkat SMP ujian nasional dilaksanakan dengan berbasis komputer. Ujian itu akan diikuti oleh 11.545 siswa SMP/sederajat, dan 11.814 tingkat SD/sederajat.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Arman mengatakan, hari pertama pelaksanaan UNBK berlangsung aman, tidak ada kendala yang dialami oleh para siswa. Namun, Arman mengakui ada sedikit keterlambatan, sekitar setengah jam.

"Tapi ini masih dalam batas toleransi dan wajar," kata Arman usai meninjau UNBK di beberapa sekolah di kota Jambi.

Menurutnya Jauh-jauh hari pihaknya sudah mempersiapkan dengan matang pelaksanaan UNBK. Bahkan sudah menggelar pertemuan dengan PLN dan Telkom, agar UNBK berlangsung lancar dan aman.

Baca: Pasokan Kurang, Harga Bahan Pokok di Kota Jambi Merangkak Naik, Daging Ayam Naik Rp10 Ribu

Baca: 2 Terduga Pelaku Pembakaran Kotak Suara Tiga TPS Sungai Penuh Ditangkap, Salah Satunya Panwas Desa

Baca: Video: Detik-detik Semburan Lumpur di Blora Setinggi Belasan Meter, Ada Rel Kereta Api di Sebelahnya

Baca: 50 Hektare Sawah di Pendopo Batanghari Terendam Banjir, Musim Tanam Terpaksa Ditunda

Baca: 5 Hari Pasca Pencoblosan, Baru 3 Kecamatan di Merangin yang Selesaikan Pleno

Sementara untuk ketidakhadiran siswa, ada 3 siswa yang tidak mengikuti UNBK tahun ini. Diantaranya 2 siswa yang tidak sekolah lagi sejak 7 bulan yang lalu, yakni di SMP 4 dan SMP 25 dan 1 siswa yang meninggal seminggu yang lalu di SMP 6.

"Untuk 2 siswa ini sudah dihubungi pihak sekolah ke orang tuanya, namun tidak ada tanggapan. Kalau 1 siswa yang meninggal ini terjadi kecelakaan di luar jam sekolah," jelasnya.

Pelaksanaan UNBK ini akan berlangsung selama 4 hari ke depan, jika memang ada siswa yang tidak hadir karena alasan sakit, maka diperkenankan untuk mengikuti ujian susulan. Pelaksanaannya akan berlangsung pada 27 April mendatang.

Namun masih ada lima sekolah swasta yang masih numpang dengan sekolah lain. Diantaranya, SMPS Pelita Ibu ke SMPN 2 Kota Jambi, SMPS Dwi Tunggal bergabung ke SMPN 20 Jambi, SMPS DB1 bergabung ke SMPS DB6, MTs swasta Al Anshor bergabung ke MTs Swasta Nurussa'addah, dan MTs Swasta Nurul Islam bergabung ke MTs Negeri 1.

Menurut Arman sekolah yang menumpang ini bukan karena tidak memiliki komputer melainkan karena sekolah tersebut terkendala akreditasi B.

"Jadi kita minta untuk pihak sekolah agar segera diurus, agar tidak mempengaruhi mental anak karena ujian di tempat yang berbeda," pungkasnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved