Breaking News:

Pilpres 2019

Percakapan Yusril Ihza Mahendra - Habib Rizieq Bahas Prabowo Subianto Bikin Heboh, Dipanggil Ulama

Terungkap sudah isi pembicaraan Yusril Ihza Mahendra dengan Habib Rizieq yang membahas Capres Prabowo Subianto.

Editor: Edmundus Duanto AS
Tribun Jambi
Ketua Umum Parta Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, di Jambi, Senin (5/3). 

Yusril mengakui dalam pembicaraan dengan Habib Rizieq, membahas keIslaman Capres Prabowo Subianto.

Karena tidak ingin terus ada kesalahpahaman dan polemik, dia memilih membuka chatnya dengan Habib Rizieq ke publik.

"Chat itu akhirnya saya buka ke publik untuk membela diri, sekaligus membantah tudingan HRS bahwa saya melakukan kebohongan," ujar Yusril.

Yusril mengungkapkan dalam bahasa lisan, yang mengutip Habib Rizieq mengatakan keIslaman Prabowo “tidak jelas” sehingga perlu didampingi ulama.

Habib Rizieq Shihab dan Yusril Ihza Mahendra
Habib Rizieq Shihab dan Yusril Ihza Mahendra (kolase tribunnews)

"Apalagi, tambah Habib, Prabowo dikelilingi orang-orang yang masih phobia terhadap Islam. Dalam bahasa tulisan (WA) tepatnya kata yang digunakan Habib Rizieq adalah keIslaman Prabowo adalah 'lemah' bukan 'tidak jelas'.

Yusril menegaskan bahwa istilah Islamnya Prabowo 'tidak jelas' atau 'lemah' itu bukan berasal dari dirinya, tetapi dari HRS sendiri.

Dalam chatnya kepada HRS, Yusril mengaku memang mempersoalkan track record Prabowo dan Sandi berjuang dalam gerakan Islam, yang menurutnya tidak ada.

"Saya sama sekali tidak menilai kadar keIslaman seseorang karena hal itu adalah kewenangan Allah SWT untuk menilainya," ucap Yusril.

"Saya juga tidak punya track record lakukan kebohongan publik maupun terhadap orang perorangan," imbuhnya.

Kemudian Yusril pun menolak dicap sebagai pengkhianat. Baginya, Habib Rizieq sama sekali belum pernah memberi amanat kepadanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved