Piala Presiden 2019
UPDATE Jadwal Final Piala Presiden 2019 Digelar Dua Leg, Persebaya vs Arema Sore Ini
Jangan lupa, jadwal final Piala Presiden 2019 digelar dua leg, pada Selasa (9/4/2019) dan Jumat (12/4/2019). Persebaya vs Arema
Meskipun Kalteng Putra bermain lebih menyerang, justru Arema FC sukses menggandakan keunggulan melalui sontekan Johan Alfarizi usai menerima umpan tarik dari Arthur Cunha, skor berubah menjadi 0-2 di menit 20.
Tertinggal dua gol, Kalteng Putra semakin sulit untuk mengembangkan permainan karena rapatnya barisan pertahanan Arema FC.
PAda 25 menit babak pertama berjalan Kalteng Putra masih belum mampu menciptakan satupun tendangan ke arah gawang.
Pertandingan sempat ditunda usai supporter menyalakan flare di tengah pertandingan dan menghasilkan asap yang mengganggu pertandingan.
Pada 15 menit jelang bubaran, Arema FC masih unggul 0-2 atas tim tuan rumah.
Kalteng Putra mencoba untuk bermain tenang dan membongkar barisan pertahanan tim tamu melalui bola-bola pendek.
Namun Arema selalu dengan mudah mematahkan peluang dari para pemain Kalteng Putra.
Dan akhirnya Arema FC sukses mencetak gol ketiganya malam ini melalui tendangan keras oleh Ricky Kayame yang gagal diantisipasi oleh Ricky Pambudi di bawah mistar gawang Kalteng Putra.
Skor 0-3 menjadi hasil dari babak pertama.
Di babak kedua, Kalteng Putra yang nyaris tidak memiliki peluang untuk lolos bermain lebih tenang dan tanpa beban.
Namun lini belakang Kalteng Putra yang rapuh terus dieksploitasu oleh para pemain di lini depan Singo Edan.
Ricky Kayame nyaris mencetak gol keduanya dalam pertandingan kali ini usai terlepas dari jebakan offside, beruntung sepakannya gagal berbuah gol.
Arema harus membayar mahal keunggulan tiga gol tersebut karena mereka harus kehilangan Hamka Hamzah yang mengalami cidera dan ditandu ke luar lapangan.
Kalteng Putra masih belum menemukan bentuk permainan terbaik mereka untuk memecah kebuntuan di laga kali ini.
Kalteng memiliki peluang untuk memperkecil ketertinggalan melalui sepakan mendatar dari Patrich Wanggai, namun masih bisa diantsipasi oleh Kurniawan kartika Ajie.