Azwar Syam Menampar Prabowo Subianto Berkali-kali, Kisah Guru dan Murid Bertemu di Palu

Azwar Syam menampar Prabowo Subianto berkali-kali. Sosok ini pernah menjabat sebagai Ketua Golkar pada masa Orde Baru.

Editor: Duanto AS
IST
Prabowo Subianto Muda 

Setelah masuk dunia militer, Prabowo Subianto mengenal strategi bertahan hidup, strategi perang, dan penggunaan alutsista.

Saat itu Prabowo Subianto lebih memilih berkarier di militer daripada meneruskan pendidikannya di Amerika.

Padahal saat itu Prabowo Subianto sudah diterima di University of Colorado dan George Washington University.

Setelah empat tahun ditempa di AMN, Prabowo Subianto dinyatakan lulus.

Dua tahun kemudian, Prabowo Subianto bergabung dengan pasukan cikal bakal Kopasssus, yakni Kopassandha.

Setelah bergabung di Kopassus, karier Prabowo Subianto mulai melejit.

Pada 1976, Prabowo Subianto berhasil menjadi Komandan Peleton Para Komando Grup-1 Kopassandha.

Hanya berjarak satu tahun, Prabowo Subianto menjadi Komandan Kompi Para Komando Grup-1 Kopassandha.

Lalu Prabowo Subianto menikahi anak Soeharto, Siti Hediati Heriyadi atau titiek Soeharto.

Saat itu, Soeharto masih menjabat sebagai presiden.

Setelah menikah, karier militer Prabowo Subianto makin moncer.

Ia berhasil menjadi Wakil Komandan Detasemen-81 Kopassus.

Detasemen-81 adalah pasukan elite terbaik TNI. Keahliannya pun tidak banyak dipaparkan ke publik.

Pada 1985 hingga 1987, Prabowo Subianto menjadi Wakil Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad.

Tak hanya sampai di situ, Prabowo Subianto promosi jadi Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 pada 1987-1991.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved