Info Terkini Pemkot Jambi

Pemkot Jambi Serahkan SPPT PBB Lebih Awal, Jatuh Tempo 30 September

Wakil Wali Kota Jambi, Maulana, berharap seluruh masyarakat wajib pajak segera membayarkan kewajiban sesuai dengan SPPT...

Pemkot Jambi Serahkan SPPT PBB Lebih Awal, Jatuh Tempo 30 September
Tribun Jambi/Rida Efriani
Wawako Jambi, Maulana, menyerahkan SPPT PBB kepada seluruh wajib pajak, yang secara simbolis diserahkan kepada Wajib Pajak Potensial di aula Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi, Selasa (26/3). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah Kota Jambi menyerahkan SPPT PBB kepada seluruh wajib pajak, yang secara simbolis diserahkan kepada Wajib Pajak Potensial di aula Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi, Selasa (26/3).

Para wajib pajak potensial, didahului Wali Kota Jambi kemudian Wawako, Sekda, kepala dinas, kepala badan, camat hingga lurah, mulai membayarkan pajaknya melalui bank-bank mitra yang bekerja sama.

Wakil Wali Kota Jambi, Maulana, berharap seluruh masyarakat wajib pajak segera membayarkan kewajiban sesuai dengan SPPT yang diserahkan melalui camat, lurah ataupun RT.

"Dengan uang yang dibayarkan Pemkot Jambi inilah kita bisa melakukan pembangunan baik di bidang infrastruktur, pendidikan dan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat di Kota Jambi," ungkapnya.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Jambi, Subhi, mengatakan jatuh tempo pembayaran pajak adalah 30 September 2019.

Para wajib pajak sudah bisa membayarkan kewajibannya mulai hari ini.

Pemerintah Kota Jambi menyerahkan SPPT PBB kepada seluruh wajib pajak, yang secara simbolis diserahkan kepada Wajib Pajak Potensial di aula Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi, Selasa (26/3).
Pemerintah Kota Jambi menyerahkan SPPT PBB kepada seluruh wajib pajak, yang secara simbolis diserahkan kepada Wajib Pajak Potensial di aula Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi, Selasa (26/3). (Tribun Jambi/Rida Efriani)

"Apabila lewat dari tanggal jatuh tempo maka akan dikenakan denda," sebutnya.

Dijelaskan Subhi, target pencapaian pajak tahun ini sebesar Rp 223 miliar atau naik hampir Rp 20 miliar.

Kenaikan tersebut didominasi pajak restoran dan PBB karena ada penyesuaian.

"Target PBB kita tahun ini Rp 31,5 miliar naik dari Rp 28 miliar. Mudah-mudahan dengan penyerahan SPPT lebih awal kita bisa menghimpun pendapatan dari sektor PBB lebih awal juga," tandasnya. (adv)

Penulis: rida
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved