Pilpres 2019
LItbang Kompas : Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat, BPN : Ada Efek Protest Vote Pada Petahana
Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandi memberikan tanggapan terkait hasil litbang Kompas, sejak Oktober 2018 hingga Maret 2019.
Di Jawa Timur (Jatim) suara Jokowi - Maruf Amin turun sebesar 12,5 persen.
Baca: Gayung Bersambut, Mahfud MD dan Fahri Hamzah Saling Puji Soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Baca: Resmi! Disney Beli 21st Century Fox, Dana yang Dikeluarkan sangat Fantastis, 4000 Karyawan Cemas
Baca: Sosok Brimob yang Gugur Dibunuh KKB, Bharada Muhammad Aldi, Anak Buruh Pelabuhan dari Nunukan
Pada Survei Oktober 2018, perolehan suara Jokowi - Maruf Amin 69,6 persen dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno 18,8 persen.
Namun pada survei Kompas Maret 2019, suara Jokowi-Amin turun menjadi 57,1 persen dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno naik menjadi 27,8 persen.
Di Maluku-Papua penurunan suara Jokowi - Maruf Amin sebesar 10,6 persen.
Pada survei Kompas OKtober 2018, Jokowi-Maruf Amin memperoleh suara sebesar 70,0 persen dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno 25,0 persen.
Sedangkan pada survei Kompas pada Maret 2019, suara Jokowi - Maruf Amin turun menjadi 59,4 persen. Suara Prabowo Subianto - Sandiaga Uno naik menjadi 31,3 persen.
Meski tipis, hal serupa juga terjadi pada Prabowo Subianto -Sandiaga Uno.
Elektabilitas Prabowo Subianto - Sandiaga Uno turun 2,5 persen di Banten-Jawa Barat (Jabar).
Di Jawa Barat -Banten, pada survei Kompas Oktober 2018, suara Prabowo Subianto - Sandiaga Uno 50,2 persen dan Jokowi -Maruf Amin 39,3 persen.
Namun pada survei Maret 2019, suara Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menjadi 47,7 persen dan suara Jokowi - Maruf Amin mencapai 42,1 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/drajad-wibowo-pan.jpg)