Pilpres 2019

Hasil Survei Elektabilitas Capres nomor urut 01 Jokowi-Maruf Berpeluang Meraih Suara Ngambang

Pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin berpotensi meraup suara dari pemilih yang belum memutuskan pilihan dibandingkan

Editor: andika arnoldy
Istimewa
Capres Jokowi dan Cawapres Maruf Amin bertemu di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/3/2019) malam. 

TRIBUNJAMBI.COM- Pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin berpotensi meraup suara dari pemilih yang belum memutuskan pilihan dibandingkan pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Berdasarkan hasil survei nasional Konsepindo Research and Consulting suara yang belum memutuskan pilihan (undecided voters) adalah sebesar 11,1 persen.

Direktur Konsepindo Veri Muhlis Arifuzzaman mengatakan, mereka memiliki penilaian yang positif kepada Jokowi sebagai presiden petahana.

Relatif tidak ada faktor penolakan atau resistensi dari kelompok ini kepada pasangan incumbent.

Baca: LIVE di RCTI Malam Ini: Link Streaming Bayern Muenchen vs Liverpool di Leg 2 Liga Champions 2019

Baca: LAMA tak Ada Kabar, Mantan Istri Ahok Tampil dengan Sean: Penampilan Terkini Veronica

Baca: VIDEO: KPU Kota Jambi Lakukan Sortir dan Pelipatan Surat Suara, 300 Orang Dikerahkan

"Berdasarkan temuan data Konsepindo, Jokowi berpotensi dapat mengambil suara kelompok pemilih yang belum memutuskan pilihan karena pada kelompok pemilih ini terdapat 8 persen sangat puas dan 60,5 persen cukup puas dengan kerja Jokowi," ucap Veri di Millenium Hotel, Tanahabang, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

Selain itu yang menginginkan kembali Jokowi menjadi Presiden untuk kedua kalinya dari kelompok undecided voters ini juga lumayan banyak yakni sebesr 18,1 persen.

Capres Jokowi dan Cawapres Maruf Amin bertemu di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/3/2019) malam.
Capres Jokowi dan Cawapres Maruf Amin bertemu di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/3/2019) malam. (Istimewa)

Selain itu, kelompok undecided voters ini juga banyak berasal dari partai pengusung Jokowi yakni PKB (9,9%), PDIP (7,4%), PPP dan Golkar (2,5%).

“Dilihat dari profilnya, Jokowi dimungkinkan akan mendapatkan suara dari pemilih yang belum memutuskan, karena setelah didalami tidak ada resistensi yang berarti dari kelompok ini," kata Veri.

Veri menambahkan, dari analisis demografis pemilih suara yang belum memutuskan, tidak terlihat kecendrungan pilihan yang signifikan pada pasangan Prabowo-Sandi.

Baca: Persiapan Cawapres Nomor Urut Satu, Maruf Amin Jelang Debat Ketiga Pilpres 2019, Siapakan Gagasan

Baca: PUKUL 02.30 WIB Ini! Live Streaming Bayern Muenchen vs Liverpool Leg 2 Babak 16 Besar Liga Champions

Baca: VIDEO: Nonton Live Streaming Bayern Muenchen vs Liverpool Dini Hari Ini Pukul 02.30 WIB di RCTI

“Banyak variabel pada pemilih yang belum memutuskan ini yang lebih dekat kepada Jokowi karenanya berpotensi untuk memilih Jokowi pada akhirnya," ujar Veri.

Veri menutup paparannya dengan menjelaskan, secara keseluruhan Jokowi lebih berpeluang memenangkan Pilpres Bulan April mendatang dibanding Prabowo.

Elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin yang didapat melalui simulasi pencoblosan dengan specimen kertas suara adalah sebesar 54,8 persen, unggul dengan selisih sebesar 20,7 persen dari pasangan Prabowo-Sandi yang memperoleh elektabilitas sebanyak 34,1 persen.

Adapun undecided voters adalah sebanyak 11,1 persen.

Pasangan Calon Presiden 2019 Jokowi - Maruf Amin vs Prabowo Subianto - Sandiaga Uno
Pasangan Calon Presiden 2019 Jokowi - Maruf Amin vs Prabowo Subianto - Sandiaga Uno (TribunStyle.com/ tvOne)

“Jika suara yang belum memutuskan itu keseluruhannya kemudian memilih pasangan Prabowo - Sandi semuanya, pasangan Jokowi - Ma’ruf masih tetap ungggul. Namun data menunjukan, ternyata suara belum memutuskan terbagi sama kuatnya bahkan karakteristik demografisnya lebih dekat ke pemilih Jokowi Ma’ruf," tutup Veri Muhlis.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved