Pilpres 2019

Tanggapi Hasil Survei SMRC, Cawapres Sandiaga Uno Sebut Survei Internal Prabowo - Sandi Positif

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno tidak ambil pusing dengan hasil survei SMRC yang menyebut elektabilitas Prabowo - Sandi tertinggal 21,8 persen dari

Tanggapi Hasil Survei SMRC, Cawapres Sandiaga Uno Sebut Survei Internal Prabowo - Sandi Positif
Instagram/@sandiuno
sandiaga uno capres nomor urut dua 

"Lembaga Survei tertentu sedang melakukan "tugasnya" sama seperti ketika kasus Pilkada DKI, ramai-ramai bilang Ahok menang, Anies akan gugur diputaran pertama," ujar Dahnil saat dihubungi, Senin, (11/3/2019).

Menurut Dahnil bila lembaga survei merilis hasil risetnya tidak sesuai engan kondisi di lapangan dengan tujuan untuk menggiring opini masyarakat, maka cara tersebut tidak efektif lagi. Karena masyarakat kini sudah tidak percaya lagi hasil hasil hasil survei yang bertujuan untuk menggiring opini masyarakat.

'Publik kita literasi demokrasinya sudah sangat tinggi, termasuk literasi terkait dengan trik dan intrik lembaga survei dengan 'tugas-tugasnya'" katanya.

Hasil survei SMRC tersebut menurut Dahnil berbeda jauh dengan hasil survei yang dilakukan oleh internal BPN Prabowo-Sandi. Berdasarkan hasil survei internal, elektabilitas Prabowo-Sandi unggul dari Jokowi-Ma'ruf.

"Hasil survei kita, justru saat ini sudah crossing, Prabowo Sandi sudah diangka 54 persenan sedang Jokowi 40-an. Jadi kami yakin beberapa hari ini pada saat pencoblosan Prabowo Sandi itu bisa menang di atas angka 60 persen," pungkasnya.

Sebelumnya lembaga riset SMRC merilis hasil survei terbarunya mengenai elektabilitas pasangan calon di Pemilu Presiden 2019. Berdasarkan survei yang dirilis, Minggu, (10/3/2019) elektabilitas Jokowi-Ma'ruf mencapai 54,9% dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 32,1%.‎

Baca: Cerita Pengalaman Satgas TMMD ke-104 Mengolah Kopi Arabika Terkenal Dari Sungaipenuh

Baca: Dipepet Orang Tak Dikenal, Uang dan Motor Yuli Raib Dibawa Kabur

Baca: 9 Nama Panelis Panelis Untuk Debat Ketiga Pilpres 2019, 5 Diantaranya Rektor Universitas Ternama

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno Mardani Ali Sera menyatakan, lawan berat calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) pada pemilihan presiden 2019 ini adalah dirinya sendiri.

Pasalnya, masih banyak janji-janji kampanye pada Pilpres 2014 yang hingga kini belum ditunaikan oleh Jokowi.

"Pak Jokowi lawannya dirinya sendiri, ketika berjanji di 2014. 63 janji belakangan, 20 yang kita lihat masih belum tertunaikan,” kata Mardani di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta Pusat, Senin (11/3/2019).

Sementara dengan adanya janji-janji baru Jokowi soal tiga kartu yakni Kartu Indonesia Pintar Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Pra-Pekerja, menurut Mardani hal itu merupakan tanda kepanikan karena target elektabilitasnya tak tercapai.

Halaman
1234
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved