Barang-barang Ini Picu Kota Jambi dan Muara Bungo Alami Deflasi
BPS Provinsi Jambi, mencatat Kota Jambi mengalami deflasi sebesar 0,29 persen dan deflasi Kota Muara Bungo sebesar 0,20 persen pada Februari 2019.
Penulis: Fitri Amalia | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan wartawan Tribun Jambi Fitri Amalia
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, di bulan Februari 2019 Kota Jambi mengalami deflasi sebesar 0,29 persen dan deflasi Kota Muara Bungo sebesar 0,20 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Jambi sebesar 133,50, dan Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Muara Bungo tercatat sebesar 132,94.
"Deflasi di Kota Jambi dan Muaro Bungo terjadi dipicu penurunan indeks harga pada 1 (satu) kelompok pengeluaran yang sangat signifikan yaitu kelompok bahan makanan," ujar Kepala BPS Provinsi Jambi, Dadang Hardiwan saat menggelar rilis di kantor BPS Provinsi Jambi, Jumat (1/3).
Baca: Jalan Sungai Penuh-Tapan Tertutup Lumpur, Satgas TMMD Langsung Turun Bersihkan
Baca: Mantan Pemain Persib Ini Kakinya Mau Diamputasi, Teman Kuliahnya Galang Dana Untuk Biayai Operasi
Baca: 12 Anggota DPRD Jambi Dicekal KPK, Berikut Daftar Namanya
Baca: Tak Ikut Subuh Keliling, 10 Pejabat di Sarolangun Terancan Nonjob
Dadang juga mengatakan, penurunan indeks pengeluaran kelompok bahan makanan di Kota Jambi sebesar 2,59 persen, sedangkan Muaro Bungo sebesar 0,91 persen.
Dikatakannya, jika melihat dari komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya deflasi di Kota Jambi pada Februari 2019 antara lain adalah daging ayam ras, bawang merah, cabai merah, tomat buah, ikan gabus, bensin, tomat sayur, telur ayam ras, kentang, wortel, dan ikan dencis.
"Sementara, komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya deflasi Kota Muara Bungo adalah daging ayam ras, bawang merah, cabai merah, ikan nila, wortel, batu bata, bensin, besi beton, kelapa, dan emas perhiasan," kata Dadang.
Dalam pembentukan deflasi Kota Jambi sebesar 0,29 persen, dan andil terbesar dari kelompok bahan makanan sebesar -0,5800 persen. Dalam pembentukan deflasi Kota Muara Bungo sebesar 0,20 persen, dan terbesar adalah dari kelompok bahan makanan sebesar 0,2175 persen; kelompok perumahan, udara, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,0164 persen; kelompok sandang sebesar 0,0038 persen; juga kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,0025 persen.
Saat ini, laju inflasi tahun kalender Kota Muara Bungo bulan ini sebesar 0,08 persen dan laju inflasi, "year on year," sebesar 2,43 persen.
Baca: Preman Besar Jakarta, Hercules Pernah Bergabung Bersama Kopassus, Kebal Ditembak & 16 Kali Dibacok
Baca: Telat Terima Informasi, Pemkab Muarojambi Baru Buka Penerimaan P3K Mei, Siapkan Berkasnya
Baca: Jual Beli Karbon dan Oksigen, Bank Dunia Pilih Jambi Jadi Lokasi Pelaksanaan Program Biocarbon Fund
Baca: Jalan Licin, Mobil Hilang Kendali dan Menghantam Pagar Kantor BPS Tanjab Barat, Kondisinya Remuk
Dadang menambahkan, dari 23 kota di Sumatera yang menghitung IHK, sebanyak dua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi di Sumatera terjadi di Kota Batam sebesar 0,26 persen dan terendah terjadi di Kota Tanjung Pinang sebesar 0,04 persen.
"Sedangkan dari 82 Kota yang menghitung IHK di Indonesia, sebanyak 13 kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi di Kota Tual sebesar 2,98 persen dan terendah terjadi di Kota Kendari sebesar 0,03 persen," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/cabai_20180313_145551.jpg)