Pasar Talang Banjar Dibahas, Pembeli dan Pedagang di Pinggiran Jalan Akan Didenda
Penulis: Rohmayana | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Permasalahan Pasar Talang Banjar yang banyak dikeluhkan pedagang, mulai dibahas Wakil Walikota Jambi, Maulana bersama seluruh kepala OPD dan camat di lingkungan Pemkot Jambi, di ruang pola kantor Walikota Jambi, Kamis (28/2).
Dikatakan Maulana ada beberapa permasalahan yang terjadi di Pasar Talang Banjar. Di antaranya masalah pengelolaan pasar yang belum baik, penataan pasar yang belum tertata, serta beberpa fasilitas yang ada di Pasar Talang Banjar yang belum memadai.
Maulana mengatakan wajar saja bila para pedagang mengeluh. Karena saat ia meninjau ke Pasar Talang Banjar lampu sering mati. "Satu jam lebih saya di sana, dua kali PLN mati," sebutnya saat rapat.
Baca: Kasus Inses - Gadis Penyandang Disabilitas Jadi Korban, Komnas Perlindungan Anak Turun ke Lokasi
Baca: Meski Musim Hujan, BPBD Tanjab Barat Imbau Warga Tetap Waspadai Api
Baca: Prabowo Ungkap Alasan Kenapa Banyak Orang Tak Suka Padanya
Baca: Rencanakan Bangun Tiga Jembatan untuk PT Semen Baturaja, Pemkab Sarolangun Anggarkan Rp 38,5 Miliar
Menanggapi ini, pihaknya akan segera menyurati pihak PLN, karena menurutnya Pasar Talang Banjar juga merupakan fasilitas penting layaknya rumah sakit, yang lampunya harus standby hidup.
"Tidak bisa PLN main hidup matikan seenaknya," katanya.
Sementara fasilitas lain seperti jalan menuju Pasar Talang Banjar yang masih becek, terutama yang berada dibelakang pasar. Begitu pula dengan penataan parkir yang masih semrawut.
"Kita harus cari solusinya agar para pedagang ini nyaman berjualan," sebutnya.
Bahkan saat Maulana meninjau banyak sekali nyamuk, sehingga pihak pedagang meminta untuk di fogging. "Malam ini akan langsung kita fogging," ujarnya.
Begitu pula dengan penataan pasar, Maulana dalam waktu dekat bersama Walikota Jambi Syarif Fasha akan segera membuat peraturan walikota. Peraturan ini dibuat untuk para pedagang yang masih berjualan di sepanjang jalan menuju Pasar Talang Banjar.
"Nanti akan kita berikan denda kepada pedagang yang masih berjualan di sepanjang jalan, dan juga pembeli yang membeli dagangan yang ada dijalan," katanya.
Menurutnya dengan rapat ini, Pemkot Jambi tanggap dengan keluhan pedagang dan masyarakat. "Kita mencari solusi agar pasar ini menjadi salah satu pasar modern di Kota Jambi," katanya.
Baca: Daftar Komplit Gaji PNS 2019 Usai Penetapan NIP, Golongan dan Juga Gaji pensiunan, Update di BKN
Baca: Lagi, Mbah Moen Doakan Jokowi, di Periode Kedua Lebih Baik
Baca: Rencanakan Bangun Tiga Jembatan, Cek Endra Ingin PT Semen Baturaja Cepat Beroperasi di Sarolangun
Baca: Matahari Angso Duo Berikan Diskon Hingga 50 Persen, Ada Promo Khusus untuk Wardah
Yan Ismar, kepala Satpol PP Kota Jambi sebagai badan yang berfungsi untuk menertibkan Kota Jambi, siap untuk menata dan menertibkan pedagang yang masih berjualan di pinggir jalan.
"Kalau sudah ada Perwal lebih semangat kita bekerja, karena ada tindakan tegas. Tapi kalau hanya diawasi saja, pedagang sering kali tidak mau diatur sehingga tidak menimbulkan efek jera," katanya.
Begitu pula dengan fasilitas yang ada di sekitar Pasar Talang Banjar. Ini juga ditanggapi langsung oleh Kepala Dinas PUPR Kota Jambi. Menurutnya ia merasa malu dengan pedagang karena kondisi pasar yang memprihatinkan saat ini.
"Pada anggaran perubahan akan kita lengkapi apa saja yang kurang. Seperti MCK, memperbaiki jalan yang becek, memperbaiki drainase, dan lainnya, yang disesuaikan dengan anggaran," sebutnya.
Sementara Komari, Kepala Disperindag Kota Jambi mengatakan bahwa pihaknya melalui tim terpadu terus melakukan pengawasan terhadap pedagang yang berjualan di tepi jalan. Bahkan dari Satpol PP yang dibantu TNI dan Polri juga ikut berjaga.
“Ada empat posko yang dibangun dan sudah ada satpol PP dan tim terpadu yang terus berjaga. Kita juga terus meningkatkan fasilitas di dalam bangunan yang berkoordinasi dengan Dinas PUPR,” katanya.
Baca: VIRAL VIDEO Camat Paal Merah Kota Jambi Ngamuk ke Warga saat Amankan Jambret yang Mau di Amuk Massa
Baca: Lelang Jabatan Delapan Pimpinan OPD Tanjab Timur Masih Tunggu Hasil Asesment
Baca: Dua Maskapai Turunkan Harga Hingga 40 %, Jakarta-Palembang Kini Mulai Rp 600 Ribuan
Baca: Piala Asia U-23 Belum Dimulai, Media Vietnam Heboh Sebut Indonesia Panggil Pemain Asing ke Skuat Tim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/28022019_maulana.jpg)