Noeim Baasyir Keponakan Abu Bakar Baasyir Meninggal Serangan Jantung
Saat berita ini ditulis, jenazahnya sudah dibawa dari RS Kustati ke rumah duka di Joyotakan, Serengan, Solo.
TRIBUNJAMBI.COM- Keponakan Ustadz Abu Bakar Ba`asyir, Noeim Ba'asyir meninggal dunia.
Mantan narapidana kasus terorisme Noeim Ba'asyir meninggal karena sakit di Solo, Jateng, Sabtu (23/2/2019).
Noeim Ba'asyir meninggal karena serangan jantung
Noim sempat dibawa ke Rumah Sakit Islam Kustati Solo
Saat berita ini ditulis, jenazahnya sudah dibawa dari RS Kustati ke rumah duka di Joyotakan, Serengan, Solo.
Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, saat dimintai konfirmasi TribunSolo.com membenarkan kabar meninggalnya Noeim.
Baca: VIDEO KULINER: Bawa Bahan Sendiri Bisa Dimasakin Chef Djoeragan Sepoer
Baca: Pesan Tiket Kereta Api Untuk Lebaran Sudah Dibuka Besok, Senin 25 Februari 2019, Ini Kata Dir PT KAI
Baca: Unja Tanda Tangani Kerjasama Pelaksanaan UTBK Dengan 10 SMA/SMK di Kota Jambi
Data TribunSolo.com, Noim baru empat hari lalu bebas dari Lapas Klas II B Tulungagung, Jawa Timur.
Ia bebas pada Selasa (19/2/2019), setelah menjalani hukuman enam tahun penjara.
Dahulu Noeim Baasyir merupakan salah satu pimpinan Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) yang terlibat kasus terorisme.
Pada tahun 2014, ia divonis enam tahun penjara.
Noeim menjalani hukuman di beberapa lapas di Jatim.
Sebelum menghuni Lapas Tulungagung sejak 25 Juli 2017, Noeim Basyir mendekam di Lapas Sumenep dan Lapas Tuban.
Tolak program deradikalisasi
Selama di Lapas Tulungagung, Noeim Ba'asyir, menolak mengikuti program deradikalisasi.
Sehingga ia tak pernah mendapat remisi (pengurangan hukuman) reguler.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/noeim-baasyir.jpg)